Menghadirkan Infrastruktur Energi Masa Depan: PGN Percepat Proyek Strategis untuk Ketahanan Energi Nasional

Jakarta, MercuryFM – PT PGN Tbk, sebagai Subholding Gas dari Pertamina, terus berkomitmen memperkuat infrastruktur energi nasional melalui pengembangan proyek strategis gas bumi. Hingga Triwulan III 2024, sejumlah proyek berjalan dengan lancar, berfokus pada peningkatan kapasitas operasi dan perluasan jangkauan energi ramah lingkungan di Indonesia.

1. Proyek Pipa Gas Tegal–Cilacap: Mendukung Kilang Cilacap dan Pelanggan di Jawa Selatan

Proyek Pipa Tegal–Cilacap merupakan langkah strategis PGN untuk memperluas jaringan gas bumi, dengan kapasitas aliran mencapai 36 MMSCFD yang akan mendukung gasifikasi Kilang RU IV Cilacap. Proyek ini merupakan bagian dari strategi pertumbuhan PGN untuk memperkuat bisnis inti. Menurut Direktur Utama PGN, Arief Setiawan Handoko, proyek ini saat ini sedang dalam tahap penyusunan perjanjian komersial dengan PT Kilang Pertamina Internasional, pelaksanaan FEED, dan pengurusan perizinan.

2. Transportasi Minyak Cikampek–Plumpang: Diversifikasi Bisnis Melalui Infrastruktur Pipa Minyak

Sebagai inisiatif diversifikasi bisnis, PGN juga mengembangkan proyek pipa minyak Cikampek–Plumpang, yang diinisiasi melalui anak perusahaannya, PT Pertamina Gas (Pertagas), bekerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga (PPN). Proyek ini menggunakan skema Build-Maintenance-Transfer (BMT) dengan masa operasi 10 tahun. Dengan diameter 16 inci dan panjang 96 km, pipa ini akan siap mengangkut 4,6 miliar liter minyak per tahun pada kuartal pertama 2027.

3. Program Jaringan Gas Rumah Tangga (Gaskita): Menjangkau 36 Kota dan Kabupaten

PGN juga mempercepat program Jaringan Gas Rumah Tangga (Gaskita) yang sudah berjalan sejak 2021 dan kini hadir di 36 kota/kabupaten. Proyek ini mengutamakan pembangunan infrastruktur gas untuk rumah tangga, termasuk distribusi gas tanpa pipa melalui teknologi CNG di Jawa Tengah bagian Selatan (Yogyakarta, Sleman, dan Solo). Hingga September 2024, proyek ini telah mencapai 88% kemajuan konstruksi dengan lebih dari 123.000 sambungan rumah terpasang dari target 290.400 SR.

4. Revitalisasi Terminal LNG Arun: Menjadi Hub LNG Terdepan di Asia Tenggara

PGN juga terlibat dalam revitalisasi Terminal LNG Arun di Aceh, untuk menjadikannya pusat LNG regional yang terkemuka di Asia. Langkah awal dari rencana ini adalah revitalisasi tangki F-6004 yang telah tidak aktif sejak 2004, dengan kemajuan mencapai 35,33% hingga September 2024.

5. Inisiatif Biomethane: Langkah Dekarbonisasi melalui Pemanfaatan Limbah Sawit

Untuk mendukung transisi energi berkelanjutan, PGN merintis proyek Biomethane sebagai solusi energi hijau berbasis limbah kelapa sawit. Bersama konsorsium dari Jepang, PGN telah menyelesaikan studi kelayakan dan tahap FEED untuk pabrik biomethane. Selain itu, perusahaan telah menandatangani Nota Kesepahaman (HoA) dengan konsorsium Jepang dan memperoleh Letter of Intent (LOI) dari pelanggan potensial, serta menunjuk konsultan sertifikasi bio pada September 2024.

PGN terus mendorong langkah-langkah strategis ini untuk mewujudkan infrastruktur energi yang lebih andal dan ramah lingkungan bagi Indonesia di masa depan.(dan)

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist