Surabaya, MercuryFM – Untuk menjaga keandalan sistem penyaluran tenaga listrik, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) berkomitmen memastikan infrastruktur kelistrikan berfungsi secara optimal. Dalam upaya ini, PLN dengan cepat melaksanakan penggantian isolator yang pecah dan rusak akibat sambaran petir pada jaringan Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi (SUTET) 500kV di jalur Paiton-Kediri, berhasil diselesaikan tanpa pemadaman.
General Manager PLN UIT JBM, Amiruddin, menyatakan bahwa respons cepat PLN di lapangan merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan penyaluran listrik tetap aman dan sistem kelistrikan andal. “Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Probolinggo berhasil mengganti 60 isolator di SUTET 500kV Paiton-Kediri yang terkena sambaran petir. Pekerjaan ini diselesaikan dalam dua hari (12-13/10) akhir pekan lalu, di mana selain mengganti isolator, PLN juga melakukan pemeriksaan dan identifikasi terhadap material lain yang performanya menurun,” ungkap Amiruddin, Senin (14/10/2024).
Amiruddin menambahkan bahwa pekerjaan tersebut dilakukan oleh tim elite PLN, yaitu tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) UPT Probolinggo, sehingga tidak mengganggu kenyamanan pelanggan. “Dengan melakukan pekerjaan pada akhir pekan, PLN memastikan tidak mengganggu aktivitas pelanggan. Kami berkomitmen untuk melakukan pekerjaan dalam kondisi bertegangan sebagai bentuk kontribusi PLN terhadap pembangunan dan pertumbuhan ekonomi, sekaligus menunjukkan keseriusan kami dalam menjaga komitmen layanan prima untuk pelanggan,” jelas Amiruddin.
Dengan selesainya pekerjaan ini, Amiruddin memastikan bahwa kondisi sistem telah kembali normal. “Saat ini, penyaluran listrik semakin andal bagi seluruh pelanggan di Jawa Timur, termasuk Jawa Tengah, mengingat jaringan SUTET 500kV jalur Paiton-Kediri adalah tulang punggung vital bagi pasokan listrik di kedua provinsi ini,” tambahnya.
Amiruddin juga menekankan komitmen PLN untuk mengamankan keselamatan petugas selama proses penyelesaian pekerjaan. Tim PDKB dilatih secara bersertifikat dan diwajibkan untuk melakukan persiapan, termasuk safety briefing dan pemeriksaan Alat Pelindung Diri (APD) sebelum bertugas. “Kami berkomitmen menjaga kualitas layanan kepada pelanggan, seiring dengan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) petugas selama berlangsungnya pekerjaan. Semua petugas diwajibkan mengenakan APD dan mematuhi protokol keselamatan, karena keselamatan manusia adalah yang terpenting. Pelanggan puas dengan layanan PLN, dan petugas kami pun aman selama bertugas,” pungkas Amiruddin.(dan)

