Sidoarjo, MercuryFM – Persoalan pemasaran produk serta akses permodalan menjadi keluhan pelaku UMKM Sidoarjo. Hal ini disampaikan ratusan pelaku UMKM dari 18 Kecamatan di Sidoarjo yang disampaikan mereka kepada Calon Wakil Gubernur Jatim KH. Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans), dalam sebuah pelatihan UMKM di Sidoarjo, Sabtu (12/10/24).
Suprapti, warga Kecamatan Candi yang memproduksi pastel abon dengan merek Angeli Food, mengungkapkan kesulitan dalam memasarkan produknya.
Meski ia bisa memproduksi hingga 2 kilogram pastel abon per hari, penjualannya masih terbatas pada lingkup kecil melalui grup WhatsApp.
“Saya harap ada bantuan modal dari pemerintah agar usaha ini bisa lebih berkembang,” ujarnya.
Kendala permodalan juga menjadi isu yang sering muncul di kalangan UMKM di Kota Delta ini. Banyak pelaku usaha mengaku kesulitan mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR), sementara UMKM di Surabaya dinilai lebih maju dan memiliki kemudahan dalam mengakses fasilitas permodalan.
Menanggapi permasalahan ini, Gus Hans, dengan gaya khasnya, menawarkan solusi unik berupa pendekatan spiritual.
“Panjenengan semua adalah pahlawan ekonomi Indonesia. Setiap kali memasak atau memproduksi, niatkan untuk ibadah. Insya Allah akan lancar,” ujarnya sambil mengajarkan amalan, seperti membaca Al-Fatihah 3 kali dan Ayat Kursi 3 kali sebelum memulai usaha.
Selain itu, Gus Hans juga menyoroti pentingnya pendampingan dari sisi digital marketing untuk memaksimalkan potensi UMKM.
“Kita harus akui, kadang produk enak tapi kalah di packaging dan pemasaran. Teknologi memang penting, tapi UMKM tetap tidak bisa tergantikan,” tegasnya.
Gus Hans juga mengatakan kedepan bila bersama Risma diberi amanat masyarakat di Pilgub Jatim 27 November depan, akan memberikan dukungan pada keberlangsungan UMKM di Jatim.
“Kita akan memberikan kemudahan dalam akses modal bagi pelaku UMKM sehingga UMKM yang menjadi salah satu nadi perekonomian di Jatim akan bisa terus berkembang dan imbasnya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi di masyarakat,” pungkasnya. (Ari)

