Surabaya,MercuryFM- Perkumpulan Guru Diniyah Nasional (PGDN), menambah daftar panjang elemen masyarakat dan profesi yang menyatakan dukungannya ke pasangan Tri Rismaharini (Risma) – KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) di Pilgub Jatim 27 Nopember 2024 mendatang.
Ratusan guru diniyah sejatim yang dipimpin Gus Samsul Khoiri Ketua PGDN Jatim, menggelar deklarasi dukungan yang disampaikan secara langsung dihadapan Risma dan Gus Hans. Mereka mengapresiasi kepemimpinan Risma yang dikenal peduli terhadap kesejahteraan masyarakat kecil serta fokus pada peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pendidikan agama di madrasah diniyah.
Ketua PGDN Jawa Timur, Gus Samsul Khoiri, menyatakan bahwa pihaknya menilai pasangan Risma dan Gus Hans memiliki komitmen kuat dalam memajukan pendidikan, khususnya pendidikan agama.
“Yang pertama tentu terkait nasabnya, Bu Risma itu cicitnya pendiri NU. Kedua, rekam jejaknya jelas. Ketiga, dia Bu Risma pemimpin yang ikhlas dan bersih,” tegas Gus Samsul.
Menurutnya, Risma telah membuktikan kepemimpinannya selama menjabat sebagai Wali Kota Surabaya dua periode dan Menteri Sosial. Sementara Gus Hans dikenal karena perannya di pondok pesantren besar di Jombang.
“Keduanya pasangan yang pas untuk memimpin Jawa Timur ke depan,” cetus Gus Samsul.
Hal senada disampaikan Sekretaris PGDN Jawa Timur, Ayopri, SHI. Dimana sosok Risma adalah pemimpin yang peduli terhadap wong cilik dan tangguh dalam memperjuangkan pendidikan, termasuk pendidikan keagamaan di madrasah diniyah.
“PGDN yang terdiri dari puluhan ribu guru diniyah tersebar di seluruh Jawa Timur dan berbagai wilayah Indonesia siap berjuang all out untuk memenangkan Risma dan Gus Hans di Pilgub Jatim 2024,” tegasnya.
Menyikapi dukungan tersebut, Risma, yang menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa guru-guru diniyah memiliki peran penting dalam membangun karakter bangsa.
Risma berjanji untuk memperjuangkan hak-hak mereka, khususnya terkait kesejahteraan dan pengembangan kapasitas.
“Guru diniyah adalah pilar penting dalam pendidikan karakter anak bangsa. Jika saya ditakdirkan memimpin Jawa Timur, saya akan terus berjuang untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas pendidikan para Guru Diniyah,” tegas Risma.
Risma juga mengingatkan bahaya yang dihadapi bangsa jika anak-anak tidak mendapatkan pendidikan agama yang memadai. Pengalamannya selama menjadi Wali Kota Surabaya dalam menangani anak-anak yang terlibat dalam masalah sosial seperti narkoba semakin memotivasinya untuk memperhatikan pendidikan agama.
“Saya sudah menginventarisasi berbagai masalah yang dihadapi madrasah, guru, dan para santri. Insya Allah, jika dipercaya memimpin, saya akan fokus pada peningkatan kesejahteraan, legalitas sekolah, insentif beasiswa, serta perbaikan infrastruktur,” jelas Risma.
Sementara itu Gus Hans menambahkan bahwa dukungan nyata dari pemerintah diperlukan untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi guru diniyah.
“Butuh tindakan afirmatif. Pemerintah harus hadir untuk membantu mereka,” ujar Gus Hans.
Dengan dukungan kuat dari para guru madrasah diniyah, pasangan Risma-Gus Hans semakin percaya diri dalam mengusung berbagai program sosial dan pendidikan yang pro-rakyat. (ari)

