Surabaya, MercuryFM- Sudah lebih satu bulan, alat kelengkapan dewan (AKD) di DPRD Kota Surabaya belum juga terbentuk. Penyebabnya karena, PDI Perjuangan yang mendapat jatah sebagai ketua DPRD belum juga menurunkan surat rekomendasi untuk figure yang ditunjuk.
Ketua pimpinan sementara DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan, hingga hari ini pihaknya masih menunggu surat rekomendasi dari partai terkait pimpinan definitif.
“Kami masih menunggu surat rekomendasi dari partai politik (parpol) untuk ditetapkan di rapat paripurna DPRD. Surat rekom untuk pimpinan DPRD,” ucap Adi yang juga menjabat ketua DPC PDIP Surabaya tersebut pada Rabu (02/10/2024).
Adi menyebut, jika alat kelengkapan DPRD belum bisa dibentuk karena belum adanya pimpinan definitif guna membentuk AKD tersebut.
“Untuk AKD masih menunggu penetapan pimpinan definitif DPRD,” jelasnya.
Lalu bagaimana dengan kinerja DPRD pasca pelantikan?. Adi mengatakan, jika kinerja dewan bertempu pada fraksi-fraksi. Mengingat fraksi-fraksi di DPRD sudah terbentuk.
“Sehingga semua anggota fraksi sudah bisa melakukan aktivitas penyerapan aspirasi di masyarakat dan mengawal program-program pemerintah yang ada,” imbuhnya.
Adi berharap berharap surat rekomendasi pimpinan dari PDI Perjuangan segera turun, sehingga AKD dapat segera terbentuk.
“Kita berharap segera turun (surat rekomendasinya). Kita sabar menunggu. Mengingat sudah 1 bulan lebih sejak pelantikan anggota Dewan,” terangnya.
Seperti diketahui, dalam Pemilu legislatif 2024 PDI Perjuangan memperoleh 11 kursi. Hal ini membuat partai berlambang kepala banteng tersebut menduduki posisi pimpinan dewan.
Sementara untuk wakil pimpinan dewan diisi oleh Gerindra dengan 8 kursi, PKB 5 kursi, dan Golkar 5 kursi. (Lam)

