Kinerja Pajak Jawa Timur 2024: Menembus Target di Tengah Tantangan Global

Surabaya, MercuryFM – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur I dengan bangga melaporkan capaian penerimaan pajak hingga Agustus 2024. Meskipun dihadapkan pada tantangan ekonomi global, penerimaan pajak di Jawa Timur, terutama di Surabaya, berhasil menunjukkan tren positif. Pencapaian ini mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung target penerimaan pajak nasional sesuai dengan APBN 2024. Sigit Danang Joyo, Kepala Kanwil DJP Jawa Timur I sekaligus Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Jawa Timur, menyampaikan apresiasi atas kerja keras semua pihak.

Pencapaian Pajak Jawa Timur Hingga Agustus 2024

Berdasarkan data Rapat Pleno Realisasi APBN Regional Jawa Timur, penerimaan pajak hingga 31 Agustus 2024 tercatat sebesar Rp77,32 triliun, meningkat 8,11% dibandingkan tahun sebelumnya, atau 59,41% dari target APBN 2024. Kontribusi terbesar berasal dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), yang menyumbang 58,26%, serta Pajak Penghasilan (PPh) Non-Migas sebesar 41,01%.

Sorotan Penerimaan Pajak:

• Penerimaan Pajak: Mencapai Rp77,32 triliun hingga Agustus 2024, tumbuh 8,11% (yoy). PPN dan PPnBM terus menjadi pendorong utama pertumbuhan.

• Pajak Transaksi: Kinerja positif terlihat dari pajak terkait transaksi seperti PPh 22 impor dan PPN impor, berkat peningkatan impor bahan baku dan migas.

• Sektor Keuangan dan Asuransi: Menunjukkan pertumbuhan tertinggi, dengan kenaikan 33,90%, diikuti oleh sektor perdagangan dengan pertumbuhan 15,65%.

• Kelompok Wajib Pajak: Wajib pajak perusahaan mendominasi dengan kontribusi 90,25%, diikuti oleh kelompok rumah tangga (4,44%) dan wajib pajak pemotong/pemungut (5,31%).

Pertumbuhan Berdasarkan Sektor Usaha:

• Sektor Industri Pengolahan: Mengalami kontraksi akibat penurunan pembayaran PPh Badan dan restitusi yang meningkat, khususnya pada subsektor kelapa sawit, logam, dan pupuk.

• Sektor Perdagangan: Meskipun tumbuh positif, peningkatan restitusi membatasi pertumbuhan realisasi netto.

• Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi: Pertumbuhan tinggi dipicu oleh peningkatan kredit, dana pihak ketiga, dan suku bunga.

• Sektor Pertambangan: Mengalami kontraksi akibat penurunan harga komoditas pada 2023 yang berdampak pada penurunan pembayaran PPh Badan.

Sigit Danang Joyo menambahkan, “Kami bangga atas pencapaian ini, dan berterima kasih kepada para wajib pajak yang telah memenuhi kewajibannya dengan baik. Meski tantangan masih ada, kami optimis target penerimaan tahun ini akan tercapai. Kami akan terus mengintensifkan pengawasan dan edukasi, sehingga kontribusi para wajib pajak terhadap pembangunan semakin maksimal.”

Langkah Strategis DJP Jawa Timur I

Kanwil DJP Jawa Timur I terus memperkuat strategi peningkatan penerimaan pajak melalui Pengujian Kepatuhan Material (PKM) yang mencakup pengawasan, pemeriksaan, penegakan hukum, penagihan, dan edukasi. Hingga Agustus 2024, total realisasi dari upaya ini mencapai Rp4,32 triliun.

Kinerja APBN Jawa Timur:

• Pendapatan Negara: Hingga Agustus 2024, pendapatan negara di Jawa Timur mencapai Rp168,28 triliun atau 58,52% dari target, tumbuh 5,48% (yoy).

• Belanja Negara: Realisasi belanja negara sebesar Rp87,87 triliun atau 65,23% dari target, dengan belanja kementerian/lembaga terserap 57,94% dan belanja Transfer ke Daerah (TKD) tersalurkan sebesar 70,15%.

• Surplus APBN: Sampai dengan 31 Agustus 2024, Jawa Timur mencatat surplus APBN sebesar Rp80,40 triliun.

Risiko dan Tantangan ke Depan

Kanwil DJP Jawa Timur I menyadari beberapa risiko yang bisa mempengaruhi penerimaan pajak ke depan, termasuk perlambatan di sektor komoditas akibat pelemahan nilai tukar dan ketidakpastian global. Selain itu, kenaikan tarif cukai 2024 diperkirakan akan berdampak pada penurunan penerimaan di sektor Industri Hasil Tembakau (IHT).

Meski tantangan ada, optimisme tetap tinggi. Penerimaan pajak di Jawa Timur, khususnya di Surabaya, terus menunjukkan pertumbuhan solid. Dengan kerja sama semua pihak dan langkah strategis yang tepat, Kanwil DJP Jawa Timur I yakin dapat mencapai target penerimaan dan mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Dengan revisi ini, artikel diharapkan lebih mudah dipahami, menginspirasi, serta menekankan pencapaian dan tantangan yang ada secara jelas. (dan) 

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist