Surabaya,MercuryFM- Persoalan pimpinan DPRD Jatim 2024-2029 masih belum ada kepastian siapa dan kapan akan dilantik. Pimpinan sementara DPRD Jatim Anik Maslachah, tiba-tiba mengeluarkan surat terkait penundaan Sidang Paripurna penetapan pimpinan DPRD Jawa Timur periode 2024-2029, yang seharusnya dilaksanakan hari ini, Senin (23/09/24), ditunda.
Ini tampak pada surat pimpinan sementara DPRD Jatim no 000.1.5/4186/050/2024 dari ketua sementara DPRD Jawa Timur tanggal 19 September 2024, perihal rapat paripurna DPRD Provinsi Jawa Timur ditunda dan akan dijadwalkan ulang.
“Rapat Paripurna Penetapan Calon Pimpinan DPRD Jawa Timur massa jabatan 2024-2029 ditunda dan akan dijawalkan ulang sampai adanya pemberitahuan lebih lanjut,” ujar Anik maslahah dalam surat yang dikeluarkan Sabtu, (21/09/24).
Penundaan rapat Paripurna ini, menimbulkan spekulasi di kalangan DPRD Jatim. Menurut beberapa sumber yang ada, penundaan ini karena ada penarikan surat dari Partai Demokrat maupum PKB terkait nama anggotanya yang ditunjuk sebagai Wakil Ketua yang menjadi hak Partai Demokrat dan Ketua DPRD Jatim yang menjadi hak PKB.
Di Partai Demokrat, masih ada tarik ulur antara nama Bendahara DPD Partai Demokrat dr. Agung Mulyono dan anggota Fraksi Partai Demokrat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bojonegoro – Tuban Sri Wahyuni.
Sedangkan di PKB, ada tarik ulur antara nama Musyafak Rouf dan Anik Maslachah. Meski sebelumnya sudah keluar nama Musyafak Rouf, kabar yang beredar di intern PKB, nama Musyafak masih belum disepakati di pimpinan PKB sehingga ada kemungkinan surat yang masuk ditarik kembali.
“Infonya ada tarik menarik di Demokrat dan PKB. Apakah ada perubahan nama pimpinan? Ya kami menunggu saja,” jelas salah satu anggota dewan Jatim yang tidak mau disebt namanya.
Seperti diketahui dalam mengisi pimpinan DPRD Jatim, sampai saat ini hanya Partai Golkar yang sudah final memutuskan nama anggota Fraksi Golkar DPRD Jatim, Blegur Prijanggono yang juga Bendahara Partai Golkar Jatim sebagai Wakil Ketua DPRD Jatim.
Sedangkan PDIP dan Partai Gerindra sampai saat ini, belum ada penunjukan siapa anggota fraksinya yang akan ditunjuk sebagai Wakil Ketua DPRD Jatim yang menjadi hak mereka.
Sementara PKB yang berhak atas Ketua DPRD Jatim telah mengirimkan nama Musyafak Rouf. Dan Partai Demokrat infonya telah mengirim nama Sri Wahyuni sebagai Wakil Ketua. Meski kabarnya surat ini ditarik lagi. (ari)

