Amiruddin, General Manager PLN UIT JBM, menekankan pentingnya edukasi ini. “Saat libur panjang akhir pekan lalu, petugas ground patrol kami memberikan sosialisasi kepada para petani yang menggunakan plastik mulsa dan tali aluminium foil sebagai alat pengusir hama di area persawahan di bawah jaringan SUTT/SUTET (Saluran Udara Tegangan Tinggi/Ekstra Tinggi),” ujarnya, Selasa (17/9/2024).
Edukasi ini diberikan dengan penjelasan yang mudah dipahami oleh para petani. “Di jalur SUTT 150 kV Cerme – Manyar dan SUTT 150 kV Tuban – Kerek, Kabupaten Tuban, petugas menjelaskan potensi bahaya penggunaan plastik mulsa dan aluminium foil yang dapat terbang terkena angin dan menyentuh konduktor SUTT/SUTET, yang berisiko mengganggu suplai listrik, terutama di musim hujan dengan curah tinggi,” tambah Amiruddin.
Selain edukasi, PLN juga memberikan solusi praktis kepada petani. “Kami memahami kebutuhan petani untuk mengusir hama. Oleh karena itu, kami menyarankan agar aluminium foil dipotong kecil-kecil dan diikatkan kuat pada tali tampar yang dibentangkan di sepanjang sawah. Alternatif lainnya, petani juga bisa menggunakan alat pengeras suara atau lampu untuk mengusir hama,” lanjutnya.
Patroli rutin ini tidak hanya bertujuan untuk memastikan keamanan infrastruktur kelistrikan, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan ketenagalistrikan. Amiruddin menegaskan bahwa masyarakat juga diimbau agar tidak bermain layang-layang di sekitar jaringan transmisi, terutama yang menggunakan benang berbahan kawat.
“Keselamatan ketenagalistrikan adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap masyarakat yang sudah menerima edukasi dari PLN dapat menyebarkan informasi ini ke komunitas yang lebih luas, demi keselamatan dan kesejahteraan semua,” pungkas Amiruddin. (dan)

