Jakarta, MercuryFM – Sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam memastikan jalannya pemerintahan yang efektif sangat diperlukan untuk jalannya roda pemerintahan Pemprov Jatim.
Hal ini tegaskan anggota DPRD Jatim dari Partai Demokrat Rasiyo yang juga mantan Sekdaprov Jatim yabg dikonfirmasi disela acara orientasi anggota DPRD Jatim periode 2024-2029 yang diselenggarakan oleh Kemenetrian Dalam Negeri (Kemendagri) di Mercure hotel Ancol, Jakarta, Jumat (06/09/24).
Menurut Rasiyo salah satu permasalahan yang sering muncul antara eksekutif dan legislatif adalah kurangnya komunikasi yang baik. Hal ini sering kali menjadi akar masalah yang menyebabkan kebijakan tidak berjalan secara optimal.
“Pergeseran dari eksekutif ke legislatif ini justru berdampak baik, karena saya sudah pernah berada di posisi pelaksana pemerintahan dari peraturan yang disiapkan oleh legislatif,” ungkapnya.
Lebih lanjut, sebagai anggota DPRD baru, Rasiyo tekankan komitmennya untuk bekerja secara sungguh-sungguh dengan menjalankan tiga fungsi utama yang dimiliki oleh legislatif, yaitu fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan (controling).
“Kita akan bekerja secara sungguh-sungguh dengan ketiga fungsi yang kita miliki. Yakn fungsi legislasi, anggaran, dan controlling itu,” tegasnya.
Rasiyo optimistis bahwa dengan adanya sinergi yang baik antara eksekutif dan legislatif, pemerintah daerah Jawa Timur dapat lebih efektif dalam mengimplementasikan program-program pembangunan yang berpihak kepada masyarakat.
“Saya merasa bangga bisa berada di DPRD Jatm. Alhamdulillah pengalaman di pemerintahan eksekutif insyaallah akan memberikan perspektif yang berharga dalam menjalankan fungsi legislasi,” pungkasnya. (ari)

