Jakarta, MercuryFM – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memperkuat komitmennya dalam mendukung produk lokal dengan melibatkan UMKM dalam rantai pasok bisnis perusahaan. Komitmen ini tercermin dalam PaDi UMKM Expo & Conference 2024 yang digagas oleh Kementerian BUMN, di mana SIG berhasil meraih lima penghargaan.
SIG dianugerahi lima penghargaan pada PaDi UMKM Expo & Conference Award 2024 sebagai apresiasi atas kontribusinya dalam meningkatkan penggunaan produk dalam negeri. Penghargaan diberikan dalam acara Penutupan dan Penghargaan PaDi UMKM Expo & Conference 2024 di Kementerian BUMN, Selasa (27/8/2024).
Penghargaan yang diraih SIG mencakup Peringkat 1 BUMN Tipe B untuk kategori Buyer Group dengan Frekuensi dan Volume Transaksi Terbanyak, serta penghargaan Best of The Best BUMN Tipe B. PaDi UMKM Expo & Conference ini merupakan inisiatif Kementerian BUMN untuk mendukung pemasaran produk UMKM dan menciptakan ekosistem yang berkelanjutan bagi mereka.
Direktur Supply Chain SIG, Yosviandri menyampaikan apresiasi kepada Kementerian BUMN atas inisiasi penyelenggaraan PaDi UMKM Expo & Conference 2024 yang menjadi wadah bertemunya atau business matching antara pegiat UMKM dan perusahaan BUMN, untuk memperluas pemasaran dan meningkatkan penjualan produk UMKM.
SIG mencatatkan 111 transaksi dengan total nilai mencapai Rp5,132 miliar untuk belanja produk UMKM melalui aplikasi PaDi UMKM selama penyelenggaraan PaDi UMKM Expo & Conference 2024 secara online pada 11 Juli-10 Agustus 2024. Adapun jenis produk yang dibelanjakan, di antaranya merchandise, sparepart pabrik, infrastruktur ICT (information and communication technology), ATK (alat tulis kantor), event organizer, dan kalender.
”Penghargaan PaDi UMKM Expo & Conference Award 2024 menjadi bukti nyata keberpihakan SIG terhadap industri dalam negeri, khususnya UMKM yang menjadi salah satu penopang perekonomian Indonesia. SIG berkomitmen untuk mengoptimalkan penggunaan produk UMKM dalam operasional bisnis Perusahaan untuk mendukung pengembangan dan kemajuan UMKM,” kata Yosviandri, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (30/8/2024).
Yosviandri menambahkan, dalam upaya peningkatan komponen dalam negeri (TKDN), SIG memberikan pendampingan kepada pegiat UKM agar dapat memproduksi sparepart pabrik SIG guna mengurangi ketergantungan terhadap produk impor. Proses pendampingan meliputi edukasi spesifikasi produk, pembuatan prototipe, proses uji coba, hingga tes performa di pabrik SIG. Hingga saat ini, sebanyak 8 UKM binaan SIG telah berhasil memproduksi 10 jenis sparepart yang memenuhi standar industri dan siap digunakan di pabrik-pabrik SIG.
”Komitmen dalam penggunaan produk dalam negeri telah mengantarkan SIG meraih penghargaan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) sebagai Pengguna Produk Dalam Negeri Terbaik kategori Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dari Kementerian Perindustrian dua tahun berturut-turut, yaitu pada 2023 dan 2024,” ujar Yosviandri.(dan)

