Surabaya, MercuryFM – Pasangan Tri Rismaharini-KH Zahrul Azhar Asumta, atau yang lebih akrab dikenal sebagai Gus Hans dinyatakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim memenuhi syarat sebagai Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2024.
“Setelah kita melakukan pemeriksaan berkas. Dapat kita nyatakan bahwa persayaratan pasangan yang diusung PDIP dan Partai Hanura memenuhi persyaratan,” ujar Ketua KPU Jatim Aang Kunaefi usai menerima pendaftaran pasangan Risma-Gus Hans, Kamis (30/08/24) malam.
“Pasangan ini nanti akan kita jadwalkan untuk melakukan proses selanjutnya yakni tes sehat jasmani dan rohani serta narkoba di Rumah Sakit Dr Seotomo,” lanjut Aang.
Sementara itu usai melakukan pendaftaran, Tri Rismaharini akrab di sapa Risma dalam keterangan pers mengatakan bahwa dirinya berpasangan dengan Gus Hans merupakan kehendak yang maha kuasa.
Pasalnya, kata Risma dirinya tidak menyangka bakal bersatu dengan Gus Hans di Pilgub Jatim. Justru lanjut Risma, dirinya mengenal Gus Hans saat berada ditanah suci Mekkah.
“Saya pertama kali mengenal Gus Hans saat melaksanakan ibadah haji di Mekkah. Siapa sangka, kini kami bersama-sama membawa amanah untuk membangun Jawa Timur,” ujar Risma dengan senyum.
Risma juga mengaku sebenarnya memiliki keinginan untuk tinggal ditempat lain usai purna menjadi menteri. Namun doa masyarakat Surabaya membuatnya “kembali” untuk berjuang di Jatim.
“Saya tidak bisa melawan doa warga Surabaya. Lima tahun ke depan akan ditentukan mulai hari ini. Kami siap menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab,” terang perempuan yang juga Menteri Sosial ini.
Sedangkan Gus Hans, yang dikenal sebagai ulama muda dengan pengaruh kuat, menambahkan bahwa kolaborasinya dengan Risma adalah pertemuan dua niat baik yang bersatu.
“Kami siap untuk resik-resik Jatim. Membersihkan hal-hal yang perlu diperbaiki di Jawa Timur. Saya percaya, ini bukan sekadar momentum, tapi juga sebuah komitmen kami untuk membawa perubahan,” ujarnya.
Dengan rekam jejak Risma yang sukses membawa Surabaya menjadi kota modern dan Gus Hans yang dikenal memiliki pendekatan spiritual kuat, pasangan ini menjanjikan perpaduan unik antara pragmatisme dan nilai-nilai agama.
Keduanya juga menegaskan kesiapan mereka untuk menerima kritik, baik dari KPU maupun Bawaslu, selama proses pemilihan berlangsung.
“Kami siap ditegur jika salah, tapi jika yang lain salah, mohon juga diperlakukan sama,” pungkas Risma yang diamini Gus Hans saat menutup pernyataannya dengan tegas namun rendah hati. (ari)

