Surabaya, MercuryFM – Langkah M. Fawait, politisi muda Partai Gerindra untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Jember kembali mendapat dukungan Partai Politik di Jember. Kali ini Partai non parlemen di kabupaten Jember mendeklarasikan dukungan untuk Gus Fawait di pilkada Jember 27 November 2024 mendatang.
Mereka yakni Partai Garuda, Gelora, Hanura, Buruh, PBB dan PKN menyatakan mendukung dan siap memenangkan Gus Fawait sapaan akrab M. Fawait di Pemilihan Bupati Jember, Minggu (09/06/24).
“Alhamdulillah, dukungan ke kami di pilbup Jember terus menguat. Selain dari masyarakat, dari parpol juga terus bertambah. Seperti parpol non parlemen ini,” ujar Gus Fawait saat dikonfirmasi terkait dukungan Partai non parlemen.
Menurut pria yang juga presiden LSN (Laskar Sholawat Nusantara) ini, pertimbangan partai non parlemen memberikan dukungan, karena dirinya dianggap satu-satunya bakal calon Bupati yang berproses politik mulai dari bawah dan kader partai. Yang akhirnya mau maju di pilkada Jember.
“Pertimbangan mereka selain itu saya berhasil menang dalam Pemilihan Legislatif 3 kali dan perolehan suara di Pemilu 2024 kemarin tertinggi. Tidak hanya di Propinsi Jatim, tapi secara Nasional untik Caleg DPRD Provinsi dengan perolehan 239. 414 suara,” jelasnya.
Kata Gus Fawait, mereka menyatakan mendukung dirinya juga karena dirinya dianggap sebagai anak muda yang siap memberikan kontribusi dalam membawah perbaikan dan peningkatan ekonomi Kabupaten Jember. “Latar belakang saya sebagai santri, mengingat Jember ponpes terbanyak, serta anak desa, maka mereka berharap saya bisa mengatasi masalah yang ada di desa,” tuturnya.
Tingginya kemiskinan di Jember, kata Gus Fawait, yang ditahun 2023 mencapai angka 236 ribu lebih menjadi pertimbangan mereka juga untuk memberikan dukungan. “Ketika kemiskinan di Jawa Timur turun, kok di Jember meningkat. Ada apa ini?. Ini yang insyaallah akan kita selesiakan,” jelasnya.
“Pengalaman saya sebagai anggota DPRD Jatim hampir tiga periode, mereka harapkan bisa menyelesaikan masalah tersebut di Jember,” lanjutnya. Pertimbangan selanjutnya, kata Gus Fawait, Jember adalah kabupaten yang sangat luas, maka pembangunan Jember tidak bisa hanya mengandalkan APBD kabupaten Jember saja.
“Diperlukan sinergi dari pemprov dan pusat. Sedangkan 10 tahun terakhir ini, rasio APBN yang masuk ke Jember semakin lama semakin turun. Maka, dipilihnya saya dinilai sebagai kader parpol yang dipimpin oleh presiden terpilih pak Prabowo,” ucapnya.
“Kedepan Jember insyaallah selain dibangun dengan APBD Jember bisa semakin sinergi antara APBD Propinsi dan APBN. Insyaallah latar belakang saya di DPRD Jawa Timur, punya relasi di propinsi dan pusat untuk mengentas kemiskinan di Jember,” tambahnya mempertegas. (ari)

