Surabaya, MercuryFM – Kasus dugaan pungli seleksi PPK Pemilu 2024 oleh Komisioner KPU Kota Surabaya yang mencuat lewat viral screen shot applikasi WhatApps, menjadi perhatian masyarakat.
Poros Revolusi Mahasiswa & Pemuda Indonesia mendesak agar kasus tersebut diusut tuntas oleh para pihak yang berwenang. Tuntutan tersebut akan disampaikan berbarengan dengan aksi unjuk rasa ke KPU Kota Surabaya dengan koordinator Aksi Bung Wahyu pada Senin (07/08/2023).
Dari rilis yang diterima, Poros Revolusi Mahasiswa dan Pemuda Indonesia mendesak kepada Ketua KPU Jawa Timur untuk melakukan keputusan pemecatan terhadap komisioner KPU Surabaya yang diduga terlibat, dan memiliki indikasi melakukan pungli terhadap anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) kota Surabaya.
Kemudian mereka juga mendesak Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) untuk menindaklanjuti dan mengambil langkah hukum terkait kasus dugaan pungli KPU Surabaya yang dilakukan salah satu komisioner berinisial “S”.
Aparat hukum dalam hal ini Kejaksaan diminta untuk segera mengeluarkan surat resmi kepada DKPP guna memberhentikan komisioner yang terlibat. (Lam)

