Surabaya, MercuryFM – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemprov Jatim, untuk kembali tancap gas dan kerja efektif usai mudik lebaran. Kerja efektif – produktif harus sudah dilakukan usai libur lebaran, kecuali mereka yang masih cuti.
“Artinya, hari ini untuk jajaran Pemprov Jatim semuanya sudah masuk kerja seperti biasa. Oleh karena itu seluruh Pimpinan OPD dan UPT maupun cabang dinas, saya minta cek detail bahwa kita pastikan hari ini semua staf sudah masuk kecuali yang sedang cuti. Tolong dipastikan mereka sudah bekerja efektif mulai hari ini,” ujar Gubernur Khofifah usai memimpin apel pagi bersama para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Jatim hari pertama masuk kerja usai libur lebaran 2024, di halaman Kantor Gubernur Jatim, Jl. Pahlawan 110 Surabaya, Rabu (26/04/23) pagi kemarin.
“Tentu ada yang kondisi fisiknya barangkali ada yang baru sampai pagi ini dari mudik. Secara fisik mungkin ada yang sedikit lelah, namun secara psikologis pasti terasa ada kekayaan batin yang memberikan injeksi dari semangat kerja bersama, dalam memberikan dedikasi dan bhakti terbaik bagi masyarakat Jawa Timur,” lanjut Gubernur yang dalam apelnya dihadapan ratusan ASN Pemprov Jatim di dampingi Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, Sekdaprov Jatim Adhy Karyono, serta para Kepala OPD Pemprov Jatim ini.
Dalam acara yang dilanjut dengan kegiatan Halal Bihalal ini, Khofifah pun kemudian menyampaikan ‘Taqabbalallahu minna wa minkum, Minal ‘aidin wal faizin, dan mohon maaf lahir dan batin’ pada seluruh jajaran.
“Semoga seluruh ibadah kita di bulan Ramadan kemarin diterima oleh Allah SWT. Jikalau puasa betul-betul kita lakukan dengan penuh iman dan ikhlas, maka insyaAllah dosa-dosa yang pernah kita lakukan akan diampuni oleh Allah SWT,” katanya.
Khofifah berharap, mengawali Bulan Syawal ini ia berharap seluruh jajaran ASN Pemprov Jatim memiliki kekuatan untuk menjaga seluruh kebaikan-kebaikan yang sudah dilakukan selama Bulan Ramadhan.
“Semoga seluruh hal-hal baik bisa kita maksimalkan. Dan bila itu tidak baik maka kita cegah. Yang tidak baik dicegah, yang baik ayo kita maksimalkan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan ini Khofifah turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran ASN Pemprov Jatim atas seluruh dedikasi dan kerja keras yang sudah dilakukan untuk kemajuan dan kehebatan Provinsi Jawa Timur.
“Maka kita harus berikhtiar bersama supaya jadi yang terbaik. Terima kasih saudara Sudah berikhtiar luar biasa,” pintanya.
Sementara itu saat halsl bihalal bersalam salaman saling memaafkan, suasana penuh kehangatan dan guyub rukun melingkupi acara Halal Bihalal tersebut. Meskipun di tengah hujan yang mengguyur halaman Pemprov Jatim, namun tak mengurangi semangat dan antusiasme dari para ASN Pemprov Jatim untuk bersalam-salaman dan Halal Bihalal.
“Melalui Halal Bihalal ini, semoga bisa menjadi ajang untuk memperkuat silaturahmi dan komitmen kita untuk terus berkarya sebaik mungkin demi membangun Jawa Timur. Serta meningkatkan sinergitas dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan guna mewujudkan kesejahteraan Jatim,” jelas Khofifah.
“Semoga kita semua dipertemukan dengan bulan Ramadhan tahun depan. Dan pada Bulan Syawal ini kita semua masuk dalam kategori fitrah yang artinya ‘Suci’ kembali seperti saat dilahirkan,” lanjutnya. (ari)

