Terpilih aklamasi di Konferda V, Deni Wicaksono siap akselerasi konsolidasi PA GMNI Jatim

Surabaya, MercuryFM – Deni Wicaksono kembali dipercaya menakhodai Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur periode 2026–2031. Politisi muda yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim ini terpilih secara aklamasi dalam Konferensi Daerah (Konferda) V PA GMNI Jatim yang digelar di Surabaya, Sabtu (31/10/26).

​Seluruh peserta dari pengurus cabang se-Jawa Timur sepakat menerima penuh laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya. Tak hanya Deni, posisi Sekretaris PA GMNI Jatim juga kembali diamanahkan kepada Syaifuddin Zuhri untuk melanjutkan kepemimpinan duet tersebut.

​Merespons kepercayaan ini, Deni menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi konsolidasi alumni dan memperkuat kontribusi nyata organisasi bagi masyarakat Jawa Timur.

​”Kepercayaan ini adalah amanah besar dari seluruh peserta Konferda. Penerimaan LPKJ dan dukungan penuh ini menjadi energi bagi kami untuk terus memperkuat peran PA GMNI Jawa Timur ke depan,” ujar Deni usai penetapan.

​Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim ini menyoroti pentingnya merajut potensi alumni dari berbagai lintas generasi. Menurutnya, PA GMNI harus menjadi wadah inklusif yang menjembatani para senior, alumni, hingga kader muda.

​”Konferda V ini menjadi momentum menyatukan kembali kekuatan organisasi. Kita ingin seluruh elemen alumni terhubung rapat untuk bersama-sama melahirkan gagasan perjuangan yang relevan dengan kebutuhan rakyat,” tegasnya.

​Menyesuaikan dengan tema Konferda V “Penguatan Konsolidasi Organisasi dan Pergulatan Pemikiran Untuk Merumuskan Arah Perjuangan” Deni, mengingatkan pentingnya adaptasi organisasi di tengah derasnya arus modernisasi dan tantangan digitalisasi. Namun, ia menekankan bahwa ideologi tidak boleh tergerus oleh zaman.

​”Zaman berubah cepat, teknologi berkembang pesat. PA GMNI harus adaptif dan responsif terhadap perubahan tersebut, namun tetap teguh berpijak pada asas kerakyatan dan nilai-nilai Marhaenisme,” pungkas Deni.

​Kepengurusan baru di bawah duet Deni-Syaifuddin dipastikan akan langsung tancap gas menyusun program strategis, berfokus pada penguatan kapasitas kader, pengabdian masyarakat, serta pengawalan pembangunan daerah di Jawa Timur. (ari)

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist