Bagi Sayur ke Pengguna Jalan, Rektor Ikut Cosplay, PKKMB UMAHA 2026 Ditutup dengan Mini Konser Meriah

Sidoarjo, MercuryFM – Penutupan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Maarif Hasyim Latif (UMAHA) 2026 menghadirkan pemandangan yang tak biasa. Sebelum menikmati kemeriahan cosplay dan mini konser, ratusan mahasiswa baru bersama pimpinan kampus turun langsung ke jalan membagikan sayur-mayur kepada masyarakat dan pengguna jalan di sekitar kampus.

Momen tersebut menjadi salah satu daya tarik utama penutupan PKKMB UMAHA 2026 yang berlangsung di Gedung Grha Anugerah Gusti 2, Minggu (6/9/2026). Mengusung tema “Beradab dalam Karakter, Bersinergi Meraih Prestasi”

UMAHA menghadirkan konsep penutupan yang memadukan aksi sosial, edukasi, kreativitas, dan hiburan dalam satu rangkaian kegiatan.

Aksi ketahanan pangan atau AKSI KETAN menjadi pembuka kegiatan. Mahasiswa baru, panitia, dan civitas academica UMAHA membagikan sayur-mayur kepada warga sekitar dan para pengguna jalan yang melintas di depan kampus.

Kegiatan tersebut langsung menarik perhatian masyarakat. Banyak pengendara yang berhenti sejenak untuk menerima sayuran yang dibagikan secara gratis. Suasana hangat dan penuh antusiasme terlihat sepanjang kegiatan berlangsung.

Rektor UMAHA, dr. Hidayatullah, Sp.N., menegaskan bahwa PKKMB bukan sekadar agenda pengenalan kampus bagi mahasiswa baru, melainkan momentum untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial sejak hari pertama mereka menjadi mahasiswa.

“PKKMB bukan hanya tentang bagaimana mahasiswa mengenal kampus, tetapi bagaimana sejak awal mereka memahami bahwa ilmu yang diperoleh di UMAHA harus memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui aksi ketahanan pangan ini, kita ingin menanamkan kepedulian, semangat berbagi, gotong royong, dan hendaknya menjadikan UMAHA sebagai rumah kedua bagi para mahasiswa baru,” ujarnya.

Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut meraih prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter, adab, dan kepedulian sosial yang kuat.

“Kami berharap mahasiswa UMAHA tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter, adab, kepedulian sosial, dan kemampuan untuk bersinergi. Prestasi akan lebih bermakna ketika dibarengi karakter yang baik dan mampu memberikan manfaat bagi orang lain,” tambahnya.

Setelah aksi berbagi sayur, suasana berubah menjadi lebih meriah. Seluruh pejabat manajemen UMAHA, panitia, hingga mahasiswa baru tampil dalam gelaran cosplay dengan berbagai karakter unik dan kreatif.

Yang menarik, para pimpinan kampus ikut terlibat langsung mengenakan kostum cosplay bersama mahasiswa. Momen ini menciptakan suasana yang cair dan berbeda dari kegiatan orientasi mahasiswa pada umumnya.

Gelak tawa dan antusiasme peserta pecah ketika satu per satu karakter tampil di atas panggung.

Kehadiran para pejabat kampus dalam cosplay menjadi simbol bahwa kampus tidak hanya menjadi ruang belajar, tetapi juga ruang untuk berekspresi, berkreasi, dan membangun kedekatan antarsesama warga kampus.

Wakil Rektor III UMAHA, Khoirul Ngibad, S.Si., M.Si., mengatakan konsep penutupan PKKMB sengaja dikemas kreatif agar meninggalkan kesan positif bagi mahasiswa baru.

“Kami ingin PKKMB ini meninggalkan kesan yang positif bagi mahasiswa baru. Mereka tidak hanya mendapatkan materi tentang kehidupan kampus, tetapi juga merasakan kebersamaan, kekeluargaan, kreativitas, dan kepedulian sosial. Cosplay ini menjadi salah satu cara untuk membangun kedekatan antara mahasiswa dengan panitia maupun jajaran manajemen,” ungkapnya.

Menurutnya, setelah PKKMB berakhir, perjalanan mahasiswa sesungguhnya baru dimulai.

“Kami berharap mahasiswa aktif mengikuti kegiatan akademik maupun nonakademik, berani berprestasi, membangun jejaring, dan tetap menjaga adab serta karakter yang menjadi bagian penting dari tema PKKMB tahun ini,” tuturnya.

Puncak kemeriahan terjadi saat mini konser digelar sebagai penutup seluruh rangkaian kegiatan. Ratusan mahasiswa baru tampak menikmati pertunjukan musik bersama panitia dan civitas academica UMAHA.

Lagu demi lagu dinyanyikan bersama, menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Momen tersebut menjadi simbol berakhirnya masa orientasi sekaligus awal perjalanan mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar UMAHA.

Salah satu mahasiswa baru, Naysha Citra Evriliana dari Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medis Fakultas Ilmu Kesehatan, mengaku terkesan dengan konsep PKKMB UMAHA yang berbeda dari bayangannya.

“PKKMB di UMAHA sangat berkesan. Kami tidak hanya mendapatkan informasi tentang kampus, tetapi juga diajak untuk peduli kepada masyarakat, berani tampil, dan membangun kebersamaan dengan teman-teman. Apalagi pada penutupan ada cosplay dan mini konser, suasananya sangat seru,” katanya.

Penutupan PKKMB UMAHA 2026 tidak hanya menjadi akhir dari rangkaian orientasi mahasiswa baru. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi pesan bahwa dunia kampus bukan semata tentang ruang kuliah dan nilai akademik, melainkan juga tentang membangun karakter, kepedulian sosial, kreativitas, serta kemampuan bersinergi untuk memberi manfaat bagi masyarakat.

Dari membagikan sayur kepada warga, tampil kreatif dalam cosplay, hingga bernyanyi bersama dalam mini konser, UMAHA mencoba menghadirkan wajah kampus yang dekat dengan masyarakat dan akrab dengan mahasiswanya. (lam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist