Surabaya, MercuryFM – Emil Elestianto Dardak menyatakan kesiapannya untuk maju kembali sebagai ketua DPD Partai Demokrat Jatim. Ini tampak dengan kedatangan Emil yang didampingi 38 Ketua DPC Partai Demokrat Kota/Kabupaten di Jatim, guna menyerahkan syarat pendaftaran sebagai calon Ketua DPD Partai Demokrat Jatim di Musda Partai VII Partai Demokrat Jatim yang akam dilaksanakan tanggal 28 – 29 Agustus 2026 mendatang.
“Alhamdulillah hari ini saya mengembalikan Formulir Pendaftaran sebagai calon Ketua DPD Partai Demokrat Jatim di Musda ke VII mendatang. Semua persyaratan sudah saya penuhi termasuk dukungan dari 38 DPC Partai Demokrat Kota/Kabupaten se Jatim,” ujar Emil usai melakukan pendaftaran sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Jatim 2026 – 2031, di Kantor Partai Demokrat Jatim, Kamis (20/08/26).
Menurut Emil dirinya diantar semua DPC Kota Kab se Jatim karena telah menjalin komunikas intens dengan mereka selama ini.
“Melalui pendekatan komunikasi yang intensif dari hati ke hati bersama para pengurus DPC dan senior partai selama ini, Alhamdulillah kebersamaan tetap terjaga sampai saat ini. Sehingga mereka ikut mengantar saya di proses pendaftaran ini,” Kata Emil.
“Insyaallah saya siap membawa partai ini semakin responsif dan mengakar di tengah masyarakat. Sekarang saya akan mengikuti seluruh mekanisme organisasi sesuai aturan,” lanjutnya mempertegas.
Dalam kesempatan ini Emil juga menyoroti pentingnya perubahan strategi kepemimpinan di tingkat daerah dalam menghadapi tantangan situasi global dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Menurutnya, pendekatan pimpinan daerah tidak lagi bisa dijalankan secara seragam.
”Setiap daerah punya kekhususannya masing-masing. Saya tidak bisa menyamakan strategi di Bojonegoro, Bondowoso, atau Surabaya. Treatment-nya harus berbeda. Artinya, harus lebih banyak waktu yang didedikasikan untuk mengidentifikasi kekhususan di masing-masing wilayah,” ujar Emil.
Emil menekankan bahwa ke depan, DPC akan diberi peran sentral untuk menjalankan berbagai program kerja partai hingga tingkat anak ranting.
“Penguatan struktur hingga ke akar rumput menjadi prioritas utama agar partai hadir memproduksi solusi nyata, bukan sekadar menyapa publik saat menjelang pemilu,” ucap Emil.
Pihaknya kata Emil juga meminta agar kader Partai juga lebih aktif lagi proaktif turun ke lapangan menjadi jembatan solusi.
”Jangan pas lagi nyari suara saja. Justru hari inilah kita harus betul-betul hadir di tengah masyarakat. Ada warga kesulitan pengobatan atau masalah kekeringan, kader harus turun menjembatani dan menyumbangkan tenaga maupun materi,” tegasnya.
Di akhir keterangannya, Emil menyampaikan apresiasi atas supervisi ketat dari DPP serta kepemimpinan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Ia menegaskan bahwa Musda VII Partai Demokrat Jatim ini, menjadi momentum memperkuat bahtera Partai Demokrat Jawa Timur agar semakin solid dan siap mengabdi untuk bangsa dan negara.
Terkait susunan kepengurusan KSB (Ketua, Sekretaris, Bendahara) DPD Jatim mendatang, Emil menyerahkan sepenuhnya pada mekanisme tim formatur sesuai aturan organisasi.
”Semangat kita selalu baru untuk menyongsong hal-hal yang lebih baik. Namun untuk struktur, kita jalani tahap demi tahap melalui formatur bersama DPP,” pungkasnya. (ari)
