Surabaya, MercuryFM – Pasca peluncuran program Hari Fraksi pada hati jumat, benar-benar ditunjukkan anggota Fraksi PKB DPRD Jawa Timur. Ini tampak dikantor DPW PKB Jatim, dimana ssmua anggota Fraksi PKB DPRD Jatum kumpul dan membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat agar bisa menyampaikan aspirasi secara langsung.
Selain menerima aspirasi tatap muka langsung, para legislator PKB Jatim juga menyerap aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam live di akun TikTok @dpwpkbjatim. Berbagai persoalan disampaikan warga dalam forum tersebut, mulai dari infrastruktur, distribusi BBM subsidi bagi nelayan, hingga kasus kekerasan seksual.
Salah satu aduan yang yang menjadi atensi dalam kesempatan tersebut yakni persoalan kekerasan seksual yang datang dari warga Lumajang.
Kuasa hukum korban kekerasan seksual, Shifa Khilwiyatul Muti’ah sengaja datang dari Lumajang ke kantor PKB Jatim untuk meminta perhatian PKB Jatim terhadap kasus yang tengah ditanganinya.
“Saya datang ke sini [PKB Jatim] harapannya agar kasus ini segera ditangani lebih serius lagi,” ujarnya.
Shifa berharap laporannya kepada Fraksi PKB DPRD Jatim dapat mendorong aparat penegak hukum, khususnya Polres Lumajang, untuk segera menangkap pelaku kekerasan seksual yang menimpa AW, perempuan disabilitas asal Kecamatan Padang Lumajang.
“Harapannya bisa membantu memberikan atensi kepada Polres Lumajang bahwa permasalahan ini masalah serius,” katanya.
Menurut Shifa, kasus kekerasan seksual yang korbannya penyandang disabilitas kerap berhenti di tengah jalan tanpa penyelesaian yang jelas. Karena itu, ia berharap keterlibatan PKB Jatim dapat mempercepat proses penanganan perkara tersebut.
“Karena seringkali permasalahan pelecehan seksual itu korbannya disabilitas, itu hanya ramai di awal kemudian selesai tanpa ada penyelesaian dengan ditangkapnya pelaku,” tuturnya.
Ia menegaskan, perhatian publik dan dukungan politik diperlukan agar aparat kepolisian memberikan prioritas terhadap kasus tersebut.
“Biar polres itu juga ikut perhatian dan memberikan perhatian bahwasanya kasus ini memang benar-benar kasus yang berat, harus segera dilakukan pencarian, yang intinya untuk percepatan penyelesaian,” pintanya.
Wakil Ketua Harian PKB Jatim Thoriqul Haq mengatakan bahwa hari fraksi digelar setiap hari Jumat memang dikhususkan bagi seluruh masyarakat Jatim untuk menyampaikan keluhkesahnya.
“Apa saja silahkan sampaikan di Hari Fraksi setiap Jumat, kami siap menerima apirasi masyarakat. Jika bisa kita tindak lanjuti langsung, akan langsung kita tindak lanjuti,” ujarnya.
Pihaknya meyakinkan masyarakat bahwa PKB siap hadir dan berdiri dengan orang yang benar dan lemah.
“Ini sudah menjadi kewajiban kami sebagai partai politik bahwa kebenaran, kemaslachatan harus diperjuangkan,” pungkasnya. (ari)

