Solo, MercuryFM – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak, menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi dan konsistensi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam pembangunan daerah. Hal ini disampaikan Emil dalam sambutannya saat menghadiri Bimbingan Teknis Daerah (Bimtekda) DPW PKS Jawa Timur, di Solo, Senin (20/04/26).
Dalam sambutannya, Emil menegaskan bahwa kehadiran PKS tidak hanya menjadi bagian dari dinamika politik, tetapi juga memiliki peran nyata dalam mendukung arah kebijakan pembangunan di Jawa Timur.
“Kami merasakan betul bagaimana kekompakan dan militansi kader PKS. Perjuangan bersama dalam Pilgub 2024 menjadi memori yang sangat berkesan, dan tentu memberikan kontribusi besar dalam capaian yang kita raih bersama,” ujarnya.
Emil juga menyampaikan salam dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang berhalangan hadir karena tugas mendadak di Jakarta. Ia menegaskan bahwa sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan PKS selama ini telah terjalin dengan baik dan diharapkan terus diperkuat ke depan.
“Kami ingin memastikan bahwa kebersamaan ini tetap terjaga. Tanpa dukungan PKS, tentu perjalanan pembangunan dan politik di Jawa Timur tidak akan sama,” tegasnya.
Lebih lanjut, Emil menilai tema Bimtekda yang mengangkat sinkronisasi Asta Cita dengan pembangunan Jawa Timur sebagai langkah strategis. Menurutnya, kolaborasi lintas level pemerintahan dan politik menjadi kunci menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan.
Ia menjelaskan, saat ini Jawa Timur tengah menghadapi dinamika fiskal yang cukup besar, termasuk penyesuaian kebijakan hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah yang berdampak pada struktur anggaran.
“Dalam situasi ini, sinergi menjadi sangat penting. Kita perlu memastikan bahwa program-program pusat dapat terhubung dengan kebutuhan daerah, dan di sinilah peran strategis anggota legislatif, termasuk dari PKS,” jelasnya.
Emil juga mengapresiasi sikap PKS yang dinilainya konsisten dalam memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat, termasuk dalam upaya menjaga agar beban pajak tidak semakin meningkat.
“Saya mencatat betul bahwa PKS memiliki perhatian besar terhadap kepentingan masyarakat, termasuk dalam isu-isu fiskal. Ini sejalan dengan langkah pemerintah provinsi yang berupaya menjaga keseimbangan tanpa membebani rakyat,” tegasnya.
Selain itu, Ketua Partai Demokrat Jatim ini, juga menyoroti pentingnya menjaga kualitas pelayanan publik di tengah keterbatasan anggaran.
Menurutnya, tantangan ke depan tidak hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana memastikan sektor pendidikan dan kesehatan tetap berjalan optimal.
“Kita membangun bukan hanya dengan beton dan aspal, tetapi juga dengan peran guru dan tenaga kesehatan. Ini yang harus terus kita jaga bersama,” katanya.
Menutup sambutannya, Emil mengajak seluruh kader dan legislator PKS untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di Jawa Timur.
“Dengan kebersamaan, kita optimistis setiap tantangan bisa kita hadapi. PKS adalah bagian penting dari upaya membangun Jawa Timur yang lebih baik,” pungkasnya. (ari)

