Surabaya, MercuryFM – Bank Jatim sukses meraih penghargaan prestisius dalam ajang The Asian Post Regional Champion Forum & Appreciation 2026. Bank Jatim meraih apresiasi untuk kinerja keuangan 2025 berpredikat “Sangat Baik”, dalam kategori BPD KBMI 2.
Dalam acara yang terselenggara di Hotel Alila Surakarta yang mengangkat tema forum Kebijakan Transfer Kas Daerah dan Masa Depan Penguatan BUMD, penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Chairman Infobank Media Group Eko B. Supriyanto serta Dewan Pakar Infobank Sigit Pramono kepada Direktur Bisnis Mikro, Ritel, & Usaha Syariah Bank Jatim Tonny Prasetyo.
Tonny merasa bersyukur dan berterima kasih atas award yang telah diberikan kepada perusahaan. Sebab, penghargaan ini menandai keberhasilan Bank Jatim dalam pencapaian kinerja keuangan gemilang pada periode September 2024 s.d. September 2025.
“Hasil ini merupakan buah dari kerja keras seluruh tim, kepercayaan para pemangku kepentingan, serta komitmen kami dalam menjalankan strategi secara disiplin dan berkelanjutan. Ke depan, kami akan terus menjaga momentum ini dengan tetap berfokus pada pertumbuhan yang sehat, inovasi, dan penciptaan nilai jangka panjang, yang menjadi modal penting bagi Bank Jatim untuk mempertahankan kredibilitas dan kepercayaan publik,” tegas usai menerima penghargaan.
Kata Tonny, Bank Jatim tidak sekadar mencatat pertumbuhan kinerja, tetapi juga mengunci posisi sebagai salah satu BPD paling agresif dalam konsolidasi dan transformasi digital. Terbukti, sepanjang 2025, Bank Jatim mampu membukukan laba bersih Rp 1,54 triliun atau tumbuh 20,65% (YoY).
Kemudian secara konsolidasi, lanjutnya, Bank Jatim mencatat lonjakan kinerja yang signifikan setelah resmi menjadi induk lima BPD, yakni Bank NTB Syariah, Bank Banten, Bank Lampung, Bank Sultra, dan Bank NTT. Konsolidasi ini menjadi salah satu faktor utama penguatan skala bisnis.
Total aset konsolidasi Bank Jatim melonjak 42,93% menjadi Rp168,855 triliun, dari Rp118,142 triliun pada 2024. Penyaluran kredit juga meningkat tajam 46,65% menjadi Rp110,503 triliun, sementara laba bersih konsolidasi tumbuh 24,80% menjadi Rp1,617 triliun.
Tonny juga mengatakan digitalisasi menjadi akselerator utama. Pengguna JConnect Mobile Bank Jatim mencapai 993.972 user atau naik 22,40%, dengan nilai transaksi Rp65,77 triliun.
”Penghargaan ini tentu akan menjadi semangat pendorong bagi seluruh Jatimers dalam memperkuat komitmen ke depan guna menjadikan Bank Jatim sebagai BPD nomor 1 di Indonesia,” pungkasnya. (ari)
