Surabaya, MercuryFM – Menyambut Hari Raya Idul Adha 2026, PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda melakukan penyesuaian layanan. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kali ini RPH Surabaya tidak lagi menyediakan maupun menjual hewan kurban, dan sepenuhnya fokus pada jasa pemotongan.
Direktur Utama RPH Surabaya, Fajar A Isnugroho, menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi operasional perusahaan di tengah agenda besar yang tengah disiapkan.
“Pada pelaksanaan kurban tahun 2026 ini, RPH Surabaya hanya fokus pada pelayanan jasa pemotongan hewan kurban. Kami tidak menyediakan maupun menjual hewan kurban untuk masyarakat, perangkat daerah, maupun mitra seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.
Fajar menjelaskan, keputusan ini tidak lepas dari rencana perpindahan operasional RPH Surabaya dari Unit Pegirian ke Unit Tambak Osowilangon yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Mei 2026.
Proses relokasi tersebut dinilai membutuhkan konsentrasi dan kesiapan penuh agar berjalan lancar tanpa mengganggu layanan utama perusahaan.
“RPH Surabaya sedang mempersiapkan perpindahan operasional. Hal ini membutuhkan konsentrasi penuh agar proses transisi berjalan lancar,” imbuhnya.
Meski tidak lagi menyediakan hewan kurban, RPH Surabaya memastikan bahwa layanan pemotongan tetap berjalan optimal. Perusahaan berkomitmen menjaga kualitas layanan dengan mengedepankan standar operasional yang ketat, kebersihan, serta kesesuaian dengan ketentuan syariat Islam.
“Kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dalam proses pemotongan hewan kurban, dengan menjaga kualitas layanan, higienitas, dan kesesuaian dengan syariat,” tegas Fajar.
Dengan kebijakan ini, RPH Surabaya berharap masyarakat tetap dapat melaksanakan ibadah kurban dengan aman, nyaman, dan sesuai ketentuan. RPH juga menegaskan kesiapan memberikan layanan pemotongan yang profesional dan terpercaya, meski di tengah proses transisi operasional yang tengah berlangsung.(lam)

