Reni Astuti Cup, kejuaraan voli Putri se-Surabaya dorong atlet muda berprestasi

Surabaya, MercuryFM – Kejuaraan bola voli putri “Reni Astuti Cup” resmi digelar dengan meriah, diikuti 31 tim perwakilan dari seluruh kecamatan di Kota Surabaya. Ajang ini merupakan kegiatan kemitraan antara Komisi X DPR RI dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang diformat sebagai kejuaraan daerah tingkat kota.

Anggota Komisi X DPR RI, Reni Astuti, menyampaikan bahwa penyelenggaraan kejuraraan ini juga bekerja sama dengan PBVSI agar seluruh standar pertandingan berjalan profesional, mulai dari wasit hingga sistem kompetisi.

“Alhamdulillah turnamen ini berlangsung meriah, diikuti lengkap oleh 31 tim voli putri dari kecamatan se-Surabaya. Ini menjadi ajang yang sportif untuk bertanding sekaligus mengasah potensi atlet-atlet muda,” ujar Reni.

Menurutnya, kejuaraan ini diharapkan dapat menjadi ruang pembinaan dan pemantauan bakat sejak dini. PBVSI turut mengamati atlet-atlet yang memiliki talenta untuk dapat dikembangkan ke level lebih tinggi.

Reni juga mengungkapkan mengapa cabang olahraga voli dipilih dalam agenda tahun ini. Selain karena voli merupakan olahraga populer dan mudah dijumpai di semua kecamatan, dirinya juga memiliki kedekatan khusus dengan cabor ini.

“Voli ini olahraga yang memasyarakat, semua usia suka. Dan kebetulan saya juga atlet voli waktu masih kecil. Jadi hadir di sini terasa nostalgia,” ucapnya sambil tersenyum.

Ia bahkan ikut tampil dalam pertandingan ekshibisi saat pembukaan dan memberi motivasi kepada para atlet muda. Pemerintah, kata Reni, kini memberikan perhatian besar kepada generasi muda berprestasi di bidang olahraga. Salah satunya melalui pemberian beasiswa, termasuk LPDP, bagi atlet dengan kriteria tertentu.

“Anak-anak yang bermain voli ini berarti dia bergerak, stamina terlatih, fisiknya kuat. Modal itu penting untuk masa depan mereka, bahkan jika kelak ingin melanjutkan pendidikan ke kedinasan seperti Akpol, Akmil, atau bidang lain yang membutuhkan ketahanan fisik,” paparnya.

Reni menegaskan, olahraga menjadi wadah pembentukan karakter, komunikasi, keberanian, sportivitas, hingga kehidupan sosial yang sehat. Karena itu ia terus mendorong pemerintah untuk meningkatkan sarana dan prasarana olahraga, khususnya bagi warga Surabaya.

Kejuaraan ini juga dibidik menjadi agenda rutin tahunan. Namun untuk cabang olahraga yang digelar, masih akan dievaluasi dan dipertimbangkan ke depan.

“Tahun ini voli, ke depan bisa cabor yang lain. Yang jelas kegiatan seperti ini harus terus ada,” tegasnya.

Melalui ajang ini, Reni berharap semakin banyak atlet potensial Surabaya yang bersinar dan punya masa depan cerah lewat jalur prestasi olahraga. (lam)

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist