Surabaya, MercuryFM – Suasana haru dan kebanggaan mewarnai Bandara Internasional Juanda pada Minggu (16/11/2025) saat kontingen Universitas Negeri Surabaya (UNESA) tiba setelah menuntaskan perjuangan di LPTK Cup XXII 2025. Rombongan atlet, pelatih, dan ofisial disambut meriah oleh ratusan sivitas akademika yang sudah menunggu sejak pagi, mulai dari dosen, mahasiswa, pimpinan fakultas, hingga alumni.
Begitu pintu kedatangan terbuka, tepuk tangan langsung membahana. Sorak “UNESA! Rumah Para Juara!” menggema di seluruh area. Spanduk ucapan selamat, rangkaian bunga, hingga yel-yel kebanggaan menyambut para atlet yang pulang membawa prestasi besar.
UNESA berhasil keluar sebagai Juara Umum LPTK Cup XXII 2025 yang berlangsung di Universitas Negeri Medan (UNIMED) pada 12–15 November 2025. Total 13 medali berhasil diamankan: 5 emas, 6 perak, dan 2 perunggu, dari empat cabang unggulan—badminton, petanque, tenis meja, dan tenis lapangan. Kontingen UNESA menunjukkan konsistensi sejak hari pertama pertandingan hingga final, membuktikan bahwa kampus “Rumah Para Juara” ini tetap menjadi kekuatan besar di dunia olahraga perguruan tinggi.
Penyambutan di Juanda berlangsung penuh kehangatan. Para atlet tampak terharu menerima pelukan dan ucapan selamat dari pimpinan universitas. Rektor UNESA, Prof. Dr. Nurhasan, hadir langsung menyambut kontingen. Dengan wajah bangga, ia mengapresiasi kerja keras dan kekompakan para atlet serta tim pendukung.
“Ini buah dari persiapan panjang, lebih dari satu tahun, yang dilakukan secara terencana untuk empat cabang utama. Kerja keras dan kekompakan ini menghasilkan sesuatu yang membanggakan bagi marwah lembaga yang kita cintai,” ujarnya saat menyambut para juara.
Prof. Nurhasan menegaskan bahwa capaian ini tidak hanya meningkatkan reputasi UNESA di bidang olahraga, tetapi juga mengangkat branding universitas secara akademik. Sebab, LPTK Cup 2025 tidak hanya memuat kompetisi olahraga, tetapi juga rangkaian kegiatan ilmiah seperti FGD, seminar, dan webinar yang membahas sport science, persiapan SEA Games Thailand, PON NTT–NTB, hingga strategi menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
UNESA bersama UNIMED juga menjadi host diskusi akademik yang menghadirkan para guru besar, pimpinan LPTK, hingga pakar olahraga dari seluruh Indonesia. Total ada 14 LPTK ditambah UNS dan UNCEN yang terlibat dalam forum tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Rektor UNESA menegaskan komitmen untuk terus membangun ekosistem olahraga yang kuat, mengembangkan riset sport science, serta memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan. “Ini bagian dari kontribusi UNESA bagi masa depan olahraga Indonesia,” tegasnya.
Sorak kebanggaan kembali membahana saat kontingen berjalan keluar terminal sambil mengangkat trofi juara umum. Momen itu menegaskan satu hal: UNESA sekali lagi menunjukkan bahwa identitas “Rumah Para Juara” bukan sekadar slogan melainkan bukti nyata kerja keras, disiplin, dan kekuatan kolektif seluruh civitas akademika. (lam)

