Madiun, MercuryFM – Universitas Maarif Hasyim Latif (UMAHA) terus memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri. Kali ini, UMAHA menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT INKA Multi Solusi (IMS), anak perusahaan PT Industri Kereta Api (Persero) yang bergerak di bidang jasa manufaktur produk perkeretaapian dan transportasi darat.
Penandatanganan MoU berlangsung di kantor PT IMS, Madiun, Senin (13/10/2025), dihadiri Rektor UMAHA dr. Hidayatullah, Sp.N. beserta jajaran pimpinan universitas, dan Plt. Direktur Utama PT IMS, Puguh Dwi Tjahjono, bersama tim manajemen perusahaan.
Kerja sama ini meliputi pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu bentuk implementasinya adalah pemanfaatan Mesin CNC Nusantara hasil karya mahasiswa dan dosen UMAHA yang akan digunakan di industri perkeretaapian.
Rektor UMAHA, dr. Hidayatullah, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata kampus dalam mengimplementasikan konsep Kampus Berdampak.
“Ini bukan hanya kolaborasi dunia industri dan akademik, tapi bagian dari pentahelix collaboration antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media. Lebih penting dari MoU ini adalah keberlanjutan kerja samanya agar program ini membawa dampak nyata, termasuk mendukung program hilirisasi nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Plt. Direktur Utama PT IMS, Puguh Dwi Tjahjono, mengapresiasi kerja sama ini karena menjadi terobosan baru dalam kemandirian industri manufaktur nasional.
“Selama ini mesin CNC banyak diimpor. Kini, produk karya anak bangsa dari dunia pendidikan bisa digunakan langsung oleh industri. Ini langkah besar bagi PT INKA, dan kami berharap kerja sama ini bisa berlanjut untuk pengembangan mesin lainnya,” jelasnya.
Kegiatan penandatanganan diakhiri dengan kunjungan tim UMAHA ke workshop PT IMS untuk melihat langsung proses produksi dan pengoperasian mesin industri.
Perluas kolaborasi ke PT Rekaindo Global Jasa
Dalam kunjungan yang sama, UMAHA juga melakukan silaturahmi ke PT Rekaindo Global Jasa (Reka), perusahaan yang bergerak di bidang jasa konsultan engineering dan komponen pendukung perkeretaapian.
Tim UMAHA diterima langsung oleh Presiden Direktur PT Rekaindo Global Jasa, Adib Ardhian, yang menyatakan kesiapan perusahaan untuk menjalin program magang mahasiswa dan riset terapan bersama UMAHA.
“Banyak hal yang bisa dikolaborasikan dengan UMAHA. Kami membuka kesempatan magang minimal tiga bulan bagi mahasiswa. Sekarang, naik kereta bukan sekadar kebutuhan transportasi, tapi sudah menjadi gaya hidup,” ujar Adib.
Selain berdiskusi, tim UMAHA juga berkesempatan meninjau fasilitas produksi dan sistem kontrol kualitas PT Rekaindo Global Jasa, serta melihat penerapan standar keselamatan kerja di perusahaan tersebut.
Dengan kerja sama strategis ini, UMAHA semakin mantap meneguhkan perannya sebagai kampus berdampak yang adaptif terhadap kebutuhan industri, inovatif, dan berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada sektor transportasi berkelanjutan di Indonesia. (lam)

