UMAHA dorong pemberdayaan perempuan lewat literasi hukum dan wirausaha hijau

Sidoarjo, MercuryFM – Universitas Maarif Hasyim Latif (UMAHA) terus menunjukkan komitmennya sebagai kampus yang berdampak bagi masyarakat. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, dosen dan mahasiswa UMAHA menggelar pelatihan bertajuk “Pemberdayaan Perempuan melalui Literasi Hukum dan Sustainable Green Entrepreneur untuk Mencapai Sustainable Development Goals (SDGs)” di Desa Tawangsari, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (10/10/2025).

Kegiatan ini diikuti sekitar 80 peserta yang terdiri dari pelaku usaha mikro, ibu rumah tangga, hingga anggota PKK. Melalui kegiatan ini, UMAHA ingin meningkatkan kesadaran hukum dan kemandirian ekonomi perempuan dengan pendekatan ramah lingkungan.

Ketua tim pengabdian, Nur Qoilun, SH., MH., CMSE, menjelaskan bahwa pemberdayaan perempuan memiliki peran strategis dalam mencapai sejumlah target Sustainable Development Goals (SDGs).

“Melalui literasi hukum dan kewirausahaan, perempuan tidak hanya menjadi agen ekonomi keluarga, tetapi juga agen perubahan sosial dan lingkungan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, dosen Fakultas Hukum UMAHA tersebut juga memberikan tutorial cara mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem OSS (Online Single Submission). Tujuannya agar para pelaku usaha lebih mudah mengurus izin secara mandiri tanpa harus melalui proses panjang.

Selain literasi hukum, pelatihan juga menekankan pentingnya wirausaha hijau berkelanjutan (Sustainable Green Entrepreneur). Peserta diajak memanfaatkan potensi lokal yang ramah lingkungan serta belajar strategi digital marketing untuk memperluas jangkauan pasar.

Anggota tim pengabdian, Ir. Nurul Aziza, ST., MT., mendorong peserta agar lebih bijak menggunakan media sosial.

“Daripada cuma scroll TikTok atau Shopee untuk belanja, lebih baik dimanfaatkan untuk usaha. Kalau ibu-ibu punya penghasilan sendiri, kan lebih senang,” selorohnya yang langsung disambut tawa dan semangat peserta.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang muncul selama kegiatan berlangsung. Mereka mengaku mendapatkan wawasan baru tentang pentingnya aspek hukum dalam berbisnis serta strategi pemasaran modern.

Melalui kegiatan ini, UMAHA berharap perempuan di desa dapat semakin mandiri, berdaya secara hukum dan ekonomi, serta turut berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang inklusif dan ramah lingkungan sesuai semangat SDGs 2030. (lam)

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist