KPU Surabaya akan keliling parpol: Rawat silaturahmi dan bahas potensi Dapil baru

Surabaya, MercuryFM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya punya cara berbeda dalam menjaga hubungan dengan partai politik pasca Pemilu dan Pilkada 2024. Tidak menunggu parpol datang, KPU justru berinisiatif mengunjungi satu per satu kantor pengurus partai di Kota Pahlawan.

Ketua KPU Surabaya, Soeprayitno, akrab disapa Nano menjelaskan bahwa agenda safari politik ini bukan sekadar formalitas. Ada misi merawat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang sehat antara penyelenggara dan peserta pemilu.

“Sebanyak 18 parpol peserta Pemilu 2024 akan kami datangi, baik di kantor DPC, DPD, atau sebutan lain sesuai struktur kepengurusan tingkat kota. Urutannya pun berdasarkan nomor parpol saat Pemilu lalu, agar adil,” kata Nano, Minggu (28/9/2025).

Kunjungan dijadwalkan berlangsung mulai 2 hingga 30 Oktober 2025. Menurut Nano, mayoritas parpol sudah merespons undangan melalui narahubung KPU Surabaya dan menyatakan siap menerima kunjungan.

KPU tetap bekerja pasca Pemilu

Nano menegaskan, agenda ini juga menunjukkan bahwa pekerjaan KPU tidak berhenti setelah pemilu usai. “Banyak yang berpikir KPU hanya sibuk saat ada pemilihan. Padahal, sepanjang lima tahun kami tetap bekerja. Bulan September ini misalnya, baru saja kami turun lapangan melakukan pencocokan dan penelitian terbatas (Coktas) untuk Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) triwulan III/2025. Oktober dan November, kami lanjutkan lagi,” paparnya.

Selain itu, KPU Surabaya juga rutin menggelar survei kepuasan masyarakat, melayani permintaan data dari parpol maupun mahasiswa, hingga melakukan sosialisasi ke sekolah, rapat koordinasi daring dengan KPU RI dan provinsi, hingga produksi konten podcast.

Bahas isu strategis Pemilu 2029

Salah satu yang jadi perhatian dalam kunjungan ini adalah pertanyaan parpol mengenai kemungkinan penambahan jumlah kursi DPRD Surabaya serta pemekaran daerah pemilihan (dapil) pada Pemilu 2029 mendatang.

“Nah, hal-hal seperti itu bisa kami bahas langsung saat kunjungan. Tapi tentu KPU bekerja berdasarkan tahapan, jadwal, dan regulasi yang berlaku. Jadi semua harus sesuai mekanisme,” tegas Nano, pria kelahiran Tuban ini.

KPU melayani

Menurut Nano, pola komunikasi semacam ini sekaligus mengedepankan tagline KPU Melayani. “Kalau dulu parpol datang ke kantor KPU, sekarang kami yang menyambangi. Dengan begitu, semua parpol punya kesempatan yang sama untuk bertanya dan berdiskusi,” ujarnya.

Dengan pendekatan ini, KPU Surabaya berharap tercipta hubungan harmonis dengan partai politik, sekaligus menjaga iklim demokrasi tetap sehat menuju Pemilu berikutnya. (lam)

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist