Surabaya, MercuryFM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) terus mempercepat revitalisasi Hitech Mall. Proyek ini tidak hanya bertujuan mempercantik wajah mal lama tersebut, tetapi juga membuka ruang publik kreatif dan menambah kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala Bidang Pemanfaatan Aset BPKAD Surabaya, Alvian Chasan Al Mubarroq menyebut progres taman depan Haitech Mall sudah mencapai 80 persen. Taman akan dibuat dengan konsep open space, tanpa pagar, sehingga warga bisa langsung mengakses dari trotoar ke area teras mal. Sementara itu, pengerjaan basement sudah hampir 90 persen rampung dengan pengecatan dan pembersihan dari stan lama.
“Basement ini bisa dimanfaatkan anak muda kreatif untuk kuliner, olahraga indoor, atau kegiatan publik lainnya. Skemanya bisa sewa, bisa juga kerja sama dengan dinas terkait,” jelas Alvian, Senin (22/9/2025).
Pedagang lama dan tenant baru
Saat ini masih ada sekitar 80 pedagang lama yang beroperasi dengan kontrak resmi. Pemkot berencana tetap meramaikan pedagang tersebut sekaligus membuka ruang bagi tenant baru.
“Kami ingin ada diversifikasi usaha, seperti di Pasar Tunjungan yang hidup kembali setelah diaktivasi,” imbuh Alvian.
Sebelumnya, skema penyewaan penuh gedung pernah ditawarkan senilai Rp18 miliar per tahun, namun belum ada pihak yang berminat. Kini, BPKAD menawarkan skema sewa per kotak dengan tarif Rp70 ribu hingga Rp100 ribu per meter persegi per bulan agar lebih terjangkau.
Meski belum ada tenant baru yang masuk di luar 80 pedagang lama, upaya sosialisasi sudah dilakukan kepada pedagang existing dan jejaring mereka.
Ruang kreatif dan uji coba gratis
Untuk pelaku industri kreatif, Pemkot menyediakan program uji coba enam bulan gratis. Syaratnya, mereka harus menjadi binaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata atau Dinas Kepemudaan dan Olahraga. Nantinya, ada tim khusus dari Bappeda, BPKAD, dan Disporapar yang akan mengkurasi peserta.
Konsep ruang kreatif ini diharapkan bisa menjadi daya tarik tambahan, di samping aktivitas bisnis para tenant.
Fasilitas dan target PAD
Sejumlah fasilitas juga ikut diperbaiki, termasuk lift dari basement ke lantai dasar yang sebelumnya rusak.
Lebih lanjut, Pemkot membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta. Tahun 2025, target PAD dari pemanfaatan aset daerah, termasuk Haitech Mall, dipatok sebesar Rp120 miliar.
Dengan langkah revitalisasi ini, Haitech Mall diharapkan kembali bergeliat sebagai pusat ekonomi sekaligus ruang kreatif baru bagi warga Surabaya.(lam)

