Surabaya, MercuryFM – Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) berharap besar pada pengurus Hanura Jatim dalam Pemilu 2029 mendatang. Jatim sebagai provinsi terbesar kedua diharapkanan bisa memberikan kontribusi terbaik bagi Hanura di Pemilu 2029.
“Jawa Timur merupakan daerah yang panas dan provinsi luar biasa. Panas karena disini ada semangat daya juang yang cukup kuat. Disini lahir Bung Karno dan Bung Tomo yang memiliki semangat juang tinggi. Disini asal tokoh Nasional. Jadi harus menjadi semangat untuk meningkatkan semangat juang para kader,” ujar Oso saat melantik 65 orang pengurus DPD Partai Hanura Jawa Timur periode 2025-2030 dan membuka Bimbingan Tekhnis (Bimtek) Nasional anggota DPRD Provinsi dan Kota Kabupaten dari Partai Hanura di Hotel Shangri-La Surabaya, Jumat (12/09/9) malam.
Karena itu OSO meminta kader Hanura Jatim bekerja keras mempersiapkan mesin partai untuk Pemilu 2029 terlebih untuk memperkuat kader di akar rumput.
“Semua Pengurus termasuk Masteng (Ketua Hanura Jatim sebelumnya, sekarang Ketua dewan penasehat Hanura Jatim dan pengurus DPP Hanura), harus intens membangun komunikasi dengan sesama pegurus kader dan masyarakat. Jadikan organisasi ini menjadi wakil rakyat bukan cuma janji-janji rakyat. Karena daerah yang makmur dulu, baru Indonesia bisa makmur,” jelasnya.
“Dengan begitu saya yakin target DPD Jatim untuk Penilu 2029 tentu akan meningkat, dan mesin partai siap tempur sampai akar rumput,” lanjutnya.
OSO juga meminta pembentukan pengurus hingga ditingkat ranting di Jawa Timur. Dirinya memberi waktu bisa selesai pada 2026.
“Saya akan mulai memperhatikan DPC-DPC (Kabupaten- Kota). Saya minta pengurus ranting dan PAC harus sudah diselesaikan 2026 nanti. Kalau tidak mampu, otomatis akan saya ganti. Menjadi pengurus itu harus memperhatikan kepentingan rakyat yang kita janjikan. Jangan ada dusta di antara kita,” tegas OSO.
OSO didepan kader Hanura juga berpesan, agar mengawal program pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Dan kader Jatim mengawal program Gubernur Khofifah Indar Parawansa – Waki Gubernur Emil Elestianto Dardak di Jatim.
Sementara itu Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Jawa Timur sendiri menargetkan meraih 5 kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi dan 62 kursi DPRD Kabupaten dan kota pada Pemilu 2029.
“Targetnya meraih 5 kursi DPRD Provinsi dan 62 kursi DPRD kota Se Jawa Timur pada pemilu 2029,” kata Ketua DPD Partai Hanura Jawa Timur, Sumarzen Marzuki, usai pelantikan.
Selain itu pihaknya juga menargetkan pada Pemilu 2029, partainya mampu meraih 4 persen suara secara Nasional dari jumlah pemilih di Jawa Timur yang jumlahnya sekitar 31 juta.
“Kita juga akan membentuk 666 Pengurus Anak Cabang (PAC) tingkat Kecamatan di seluruh provinsi ini, termasuk membentuk pengurus ranting di tingkat kelurahan atau desa. Kira target sekesai 2026,” jelasnya.
“Saya juga akan mengajak kembali para tokoh dan kader Hanura yang sempat keluar dan berada di partai lain,” lanjutnya.
Sementara itu usai pelantikan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Hanura juga menggelar Bimtek Nasional yang diikuti 189 anggota DPRD dari 11 provinsi di Hotel Shangri-La, Surabaya, 12-14 September 2025.
Bimtek Nasional Hanura 2025 digelar serentak di tiga kota, yakni Surabaya, Medan, dan Makassar diikuti total 525 anggota DPRD Hanura seluruh Indonesia.
Surabaya menjadi lokasi pertama, dilanjutkan Medan pada 19-21 September, dan terakhir Makassar pada 26-28 September 2025.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi teknis, pemahaman, serta keterampilan praktis para anggota legislatif Hanura agar lebih optimal dalam menjalankan fungsi representasi rakyat. (ari)

