Surabaya, MercuryFM – Minat pelajar putri terhadap sepak bola di Kota Surabaya terus berkembang pesat. Hal ini terlihat dalam gelaran kompetisi sepak bola putri Milk Life Soccer Challenge Surabaya Seri 1 2025-2026 yang digelar di Stadion Brawijaya. Kompetisi tersebut diikuti oleh puluhan tim dari berbagai SD negeri di Surabaya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Yusuf Masruh, menyambut baik antusiasme tersebut. Ia menyebut kegiatan ini bukan sekadar ajang lomba, melainkan bagian dari upaya membangun talenta anak-anak secara menyeluruh.
“Semua kita fasilitasi, baik aspek agama, akademis, maupun minat bakat. Mudah-mudahan kegiatan hari ini menjadi awal, dan tahun depan bisa berlanjut ke seri 2,” ujarnya usai partai final sekaligus pemberian trofi juara pada Minggu (24/08/2025).
Yusuf menambahkan, partisipasi pelajar putri dalam olahraga juga penting untuk memberi inspirasi ke sekolah-sekolah lain. Ia mencontohkan SD Kali Rungkut yang sukses meraih dua gelar juara sekaligus. “Harapannya prestasi ini mengimbas ke sekolah lain, baik negeri maupun swasta, termasuk MI. Karena anak-anak tidak serta-merta ikut lomba, butuh persiapan panjang, dan ini sudah kami sosialisasikan sejak awal tahun pelajaran 2005–2006,” jelasnya.
Lebih jauh, Yusuf meyakini kegiatan ekstrakurikuler olahraga dapat menjadi sarana efektif dalam menekan angka kenakalan remaja. “Pastilah berpengaruh. Anak-anak butuh kegiatan positif di sekolah. Seperti hari ini, mereka bisa menyalurkan energi lewat olahraga, sekaligus mengukir prestasi yang menjadi kebanggaan di masa depan,” tambahnya.
Program Manager MilkLife Soccer Challenge, Edi Supriyanto menyoroti tren positif dari penyelenggaraan kompetisi ini. Menurutnya, kualitas permainan tim-tim dari Surabaya semakin meningkat. “Dari seri ke seri selalu ada kemajuan. SD yang sebelumnya belum pernah juara kini bisa masuk final, bahkan menjadi juara. SD Kali Rungkut berhasil menyabet dua gelar di kelompok umur 10 dan 12. Ini menunjukkan ekosistem pembinaan makin merata, tidak didominasi sekolah yang itu-itu saja,” terangnya.
Ia menambahkan, Surabaya menjadi salah satu kota dengan jumlah peserta terbanyak dibanding daerah lain, bahkan di Jawa Tengah. Hal ini menunjukkan potensi besar yang dimiliki Surabaya dalam melahirkan atlet sepak bola putri.
Pelatih Kepala MilkLife Soccer Challenge Surabaya, Sai Dong menilai peningkatan kualitas ini juga dipengaruhi keberadaan sekolah sepak bola (SSB) di Surabaya. “Bukan sekadar asal tendang atau dribbling, anak-anak sudah bisa menggabungkan teknik dengan taktik. Itu tanda latihan mereka meningkat. Efek keberadaan SSB sangat terasa. Saat ini ada lima sampai enam tim di Surabaya yang khusus melatih sepak bola putri,” ungkapnya.
Menurutnya, dukungan dari pihak swasta juga semakin nyata. “Kami bersyukur ada Jarum Foundation yang konsisten mendukung sepak bola putri. Bahkan rencana ke depan akan ada liga khusus untuk anak-anak SSB putri di Surabaya,” tambahnya.
Dari kompetisi ini, bibit-bibit potensial juga mulai bermunculan. Bahkan, sudah ada dua pemain asal Surabaya yang berhasil memperkuat Timnas U-16. Hal ini membuktikan bahwa peluang anak-anak Surabaya untuk menembus tim nasional terbuka lebar. “Harapannya, ke depan semakin banyak pemain putri dari Surabaya yang bisa memperkuat tim nasional, baik di level junior maupun senior, dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional,” pungkas Edi.
Dengan dukungan dari Dinas Pendidikan, PSSI, SSB, Jarum Foundation, serta stakeholder lainnya, Surabaya optimistis menjadi salah satu pusat lahirnya talenta sepak bola putri terbaik di Indonesia.
Berikut daftar pemenang MilkLife Soccer Challenge Surabaya Seri 1 2025 – 2026:
Kategori Usia 10
Champion : SDN Kalirungkut I/264
Runner-up : SDN Ngagel Rejo I/396
Semifinalis : SDN Dr. Sutomo V/327 dan SDN Manukan Kulon
Top Scorer : Atsilah Dhia Syarafana – SDN Ngagel Rejo I/396 (28 gol)
Best Player : Agnia Nurul Fadhila Rohmah – SDN Kalirungkut I/264
Best Goalkeeper : Nayla Nur Hafidzah – SDN Dr. Sutomo V/237
Fairplay Team : SDN Pakis I/368 B
Kategori Usia 12
Champion : SDN Kalirungkut I/264
Runner-up : SDN Manukan Kulon II/499 B
Semifinalis : SDN Ngagel Rejo 1/396 dan SDN Patemon Surabaya
Top Scorer : Emily Zitara – SDN Manukan Kulon (14 gol)
Best Player : Jenifer Charolina Besi – SDN Kalirungkut I/264
Best Goalkeeper : Bilqis Khairunissa Salsabila – SDN Manukan Kulon II/499 B
Fairplay Team : SDN Klampis Ngasem I.
Kunjungi www.milklifesoccer.com untuk melihat jadwal, hasil pertandingan, klasemen, hingga
daftar pencetak gol MilkLife Soccer Challenge. Dan ikuti akun media sosial MilkLife Soccer
Challenge (Instagram @milklifesoccer, TikTok @milklifesoccer, YouTube @milklifesoccer)
untuk mendapatkan informasi menarik seputar pengembangan sepak bola putri. (lam)

