Peluncuran kapal cepat Banyuwangi-Denpasar ditunda, dr Agung Mulyono: Kita minta Dishub komunikasi intens dengan Bali

Surabaya, MercuryFM – Rencana peluncuran kapal cepat rute Banyuwangi–Denpasar resmi ditunda. Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Agung Mulyono, menyampaikan bahwa penundaan ini kemungkinan besar disebabkan oleh belum tuntasnya sejumlah persiapan, terutama dalam hal koordinasi lintas daerah disinyalir menjadi penundaan peluncuran kapal cepat Banyuwangi – Denpasar, yang rencananya dilakukan pada tanggal 16 Juni depan.

“ Ya kita dapat Informasi, Kapal cepat Banyuwangi–Denpasar ditunda, mungkin ada hal yang persiapannya belum selesai. Terutama kaitannya dengan komunikasi pihak sana,” ujar anggota Komisi D DPRD Jatim dr. Agung Mulyono saat dikonfirmasi, Jumat (13/06/25).

Menurut dr. Agung, dengan kondisi semacam ini, pihaknya meminta Dinas Perhubungan Jatim segera melakukan langkah langkah proaktif terkait penundaan tersebut.

“Harapan saya Pak Kadishub Jatim segera melakukan komunikasi agar segera dijadwalkan lagi untuk dilaunching,” katanya.

Pria yang juga Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jatim ini mengatakan komunikasi yang aktif antara Dinas Perhubungan dengan pihak Propinsi Bali khususnya Denpasar, sangat diperlukan. Pasalnya keberadaan kapal cepat ini merupakan solusi strategis untuk mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di jalur darat, khususnya dari Banyuwangi ke Ketapang menuju Pulau Bali.

“Ini solusi untuk mengatasi kemacetan. Banyuwangi–Ketapang menuju Bali atau atah sebaliknya macetnya luar biasa,” jelasnya.

“Apalagi saat ini menjelang libur Nataru. Keberadaan kalap cepat ini sangat dinantikan untuk kurangi kemacetan arah ke Bali yang biasa terjadi dari Banyuwangi – Ketapang,” lanjutnya

Dijelaskan oleh anggota DPRD Jatim tiga periode asli Banyuwangi ini, keberadaan kapal cepat ini sangat dinantikan oleh masyarakat khususnya yang akan ke Bali lewat Banyuwangi – Ketapang. Apalagi kapasitasnya 250 penumpang.

“Responnya bagus. Kapasitasnya 250 orang. Mobil butuh waktu dari Banyuwangi – Ketapang ke Denpasar sekitar 5 – 6 jam. Kalau dengan kapal cepat ini hanya 2,5 jam maka akan keren,” pungkasnya.

Seperti diketahui terkait kapal cepat Banyuwangi Denpasar yang rencana akan dilauncing pada 16 Juni 2025 mendatang gagal dilaksanakan. Gagalnya launcing ini dikatakan langsung Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jatim, Nyono yanv memastikan operasional kapal cepat rute Banyuwangi-Denpasar ditunda.

Nyono mengatakan, pihaknya saat ini masih dalam proses pematangan operasional kapal cepat dengan pihak Pemprov Bali dan Pemkot Denpasar. Sehingga, launching atau peluncurannya belum dapat disampaikan terlebih dahulu.

Menurut Nyono kapal cepat bertajuk Kapal Express Bahari ini mempunyai rute Pelabuhan Boom Marina Banyuwangi ke Pelabuhan Serangan Sanur, Denpasar Bali. Rute baru ini sangat efisien dengan waktu.

Rencananya, harga tiket penumpang bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang dari Banyuwangi dibanderol harga Rp275 ribu untuk VIP dan Rp225 ribu khusus Executive. Sedangkan,.penumpang WNI dari Bali harga Rp285 ribu (VIP) dan Rp235 ribu (Executive). (ari)

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist