DPRD Surabaya dorong Beasiswa Pemuda Tangguh diperluas: Bantu mahasiswa pelestari budaya

Surabaya, MercuryFM – Anggota Komisi D DPRD Surabaya Ajeng Wira Wati berharap program Beasiswa Pemuda Tangguh diperluas, menyusul keluhan masyarakat akan mahalnya biaya UKT (Uang Kuliah Tunggal) di perguruan tinggi.

Ajeng mengatakan kuota beasiswa Pemuda Tangguh saat ini hanya 3500. Yang diprioritaskan untuk mahasiswa dari keluarga miskin (gamis) dan keluarga pra gamis.

“Kedepan kami berharap semakin banyak mahasiswa yang bisa dibantu. Diantaranya para mahasiswa pelestari budaya,” terangnya pada Senin (26/05/2025).

Menurut Ajeng beasiswa Pemuda Tangguh ini misalnya bisa menyasar pemuda pemain Ludruk, penari Remo, atau pelestari budaya khususnya budaya tradisional khas Surabaya.

“Namun dengan catatan mereka ini tetap menjalani ujian masuk perguruan tinggi yang bekerjasama dengan Pemkot Surabaya. Setelah mereka diterima di perguruan tinggi tersebut, maka bantuan beasiswa itu diberikan,” jelasnya.

“Dengan adanya intervensi itu, akan memacu semangat sejak dini terhadap anak-anak di Surabaya untuk melestarikan budaya tradisional Surabaya,” imbuhnya.

Ajeng juga berharap perguruan tinggi menghitung dan memastikan kekuatan ekonomi keluarga para mahasiswa berkaitan dengan biaya UKT.

“UKT itu kan wewenang dari pusat ya. Dan yang jelas perguruan tinggi harus memastikan menghitung kekuatan ekonomi keluarga dari para calon mahasiswa,” pungkasnya. (lam)

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist