Surabaya, MercuryFM – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dr. Erwin Astha Triyono mengimbau kepada calon jamaah haji, untuk menyiapkan kondisi fisik yang prima. Karena kegiatan haji di tanah suci bakal banyak lebih banyak aktifitas fisik.
“Berlatih jalan, olahraga. Karena salah satu kegiatan disana itu aktifitas fisik. Karena itu latihannya jalan terutama maksimalkan,” ujarnya pada Rabu (07/05/2025).
Lebih lanjut Erwin juga mengingatkan kalau kondisi suhu udara di tanah suci masih panas. Karenanya para calon jamaah haji diminta supaya membawa perlengkapan untuk menghindari panas. Seperti payung dan lotion sun block.
“Kemudian juga jangan lupa bawa masker kain yang bisa dibasahi air.
Erwin menjelaskan dengan mengenakan masker basah akan mengurangi penularan penyakit. Sekaligus mencegah hawa panas masuk melalui saluran pernapasan, untuk mencegah radang yang mengakibatkan batuk.
“Kalau 1-2 jam masker sudah mulai kering basahi lagi dengan air zam-zam,” imbuhnya.
Kemudian jangan melewatkan kesempatan untuk makan dan minum, karena ini untuk memaksimalkan asupan nutrisi.
Erwin juga mengingatkan supaya mengukur aktifitas sesuai kemampuan sebelum waktu wukuf. Karena utamanya ibadah haji saat wukuf.
“Kalau memang tenaganya cukup kalau mau ibadah sunnah silahkan. Kalau masih muda mampu jalan jauh silahkan. Tapi kalau sudah menginjak usia lanjut sebaiknya lebih banyak istirahat, karena itu strategi. Dengan begitu saat memasuki waktu wukuf insyaallah sehat,” terangnya.
Lalu kepada para calon jamaah haji yang lanjut usia, Erwin mengimbau agar lapor ke tim kesehatan. Laporan penyakit apa yang pernah diderita.
“Jangan lupa bawa obat-obatam pribadi, yang diperlukan. Jangan mengharapkan obat dari sana. Menyediakan obat secara mandiri,” ujarnya.
Kemudian manfaatkan waktu istirahat sebaik mungkin, waktu makan minum sebaik mungkin.(Lam)

