Malang, MercuryFM – Ria Marlinda Paallo VP. Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol mengatakan, pihaknya fokus melakukan penanganan pasca insiden truk milik TNI AD yang terbakar di ruas Tol Gempol-Pandaan pada Senin malam (05/05/2025) pukul 21.35 WIB.
“Penanganan insiden, pengamanan lalu lintas, serta berkoordinasi dan bekerja sama dengan pihak Kepolisian untuk melakukan pengalihan arus lalu lintas sesuai dengan diskresi Kepolisian,” ujarnya pada Selasa (06/05/2025).
Ria Marlinda kembali mengatakan, lokasi insiden tepatnya terjadi di KM 774+350 A arah Malang Ruas Jalan Tol Gempol-Pandaan.
Pasca insiden rekayasa lalu lintas dilakukan sebagai berikut:
– Pengguna jalan dari arah Malang menuju Surabaya dialihkan keluar melalui Gerbang Tol Bangil (KM 49).
– Pengguna jalan dari Pandaan menuju Surabaya disarankan untuk menggunakan jalan arteri.
– Pengguna dari Pasuruan menuju Surabaya dialihkan keluar melalui Gerbang Tol Bangil atau Gerbang Tol Pandaan.
– Pengguna dari Gerbang Tol Kejapanan menuju Malang atau Pasuruan dialihkan keluar melalui Gerbang Tol Gempol 4.
– Gerbang Tol Gempol 3 ditutup sementara.
Kejadian ini selanjutnya akan ditangani oleh Kepolisian Daerah Jawa Timur dan Polisi Militer TNI AD.
Setelah proses evakuasi dan pembersihan jalur selesai dilakukan, arus lalu lintas di kedua arah telah dibuka kembali dan beroperasi normal mulai pukul 08.00 WIB pagi ini, Selasa, 6 Mei 2025.
Sementara itu Kapendam 5 Brawijaya Kolonel Kav Donan Wahyu Sejati mengatakan, TNI sedang menyelidiki penyebab terjadinya kebakaran truk muat amunisi di Tol Gempol Pasuruan memohon.
“Kami belum bisa konfirmasi lebih jauh. Sementara masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.
Truk milik TNI yang terbakar di Tol Gempol arah Pandaan itu hendak melakukan perjalanan menuju Jember.
“Merupakan rangkaian truk dari Satuan Kostrad yang menuju Jember, untuk penyebab masih dalam penyelidikan,” pungkasnya.(Lam)

