Generali Indonesia Tegaskan Komitmen pada Diversity, Equity, dan Inclusion dengan Dukung Teman Difabel Jadi Barista

Jakarta, MercuryFM – PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia), bagian dari salah satu grup asuransi terbesar di dunia, terus menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan (sustainability) melalui penerapan nilai-nilai Diversity, Equity, and Inclusion (DEI). Momentum Hari Penyandang Disabilitas Internasional 2024 dimanfaatkan Generali Indonesia untuk menggelar talkshow interaktif bertajuk “Inclusion in Every Sip: Brewing DiversAbility with Sunyi Coffee”. Acara yang berlangsung hari ini merupakan hasil kolaborasi dengan Sunyi Coffee, sebuah kafe inklusif yang memberdayakan komunitas disabilitas, terutama tuna rungu.

Chief Marketing and Partnership Distribution Generali Indonesia, Vivin Arbianti Gautama, menyampaikan pentingnya DEI dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif.
Diversity, Equity, and Inclusion adalah nilai yang kami pegang teguh sebagai perusahaan global. Kami percaya setiap individu memiliki keunikan dan potensi yang berbeda, termasuk teman-teman penyandang disabilitas. Melalui konsep ‘DiversAbility,’ kami ingin mengubah cara pandang tentang disabilitas dengan menciptakan lingkungan yang mendukung, aman, dan penuh rasa hormat agar semua orang dapat mengoptimalkan potensinya,” ungkap Vivin, Kamis (12/12/2024).

Vivin menambahkan bahwa komitmen ini menjadi bagian dari visi Lifetime Partner Generali untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi karyawan, klien, mitra, dan masyarakat.

Acara talkshow menghadirkan CEO Sunyi Coffee, Mario Gultom, serta Della, seorang barista tuna rungu. Para peserta diajak untuk memahami kebutuhan dasar komunitas tuli melalui sesi interaktif, sekaligus menikmati kopi hasil racikan para barista difabel.
Mario menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Generali Indonesia. “Dukungan seperti ini sangat berarti bagi komunitas disabilitas untuk membangun kepercayaan diri dan mengembangkan keterampilan mereka di dunia kerja,” ujarnya.

Generali Indonesia juga berkomitmen untuk mendorong lebih banyak penyandang disabilitas terlibat di dunia kerja profesional. Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2023 mencatat ada 22,97 juta penyandang disabilitas di Indonesia, namun hanya 9% dari 8 juta angkatan kerja disabilitas yang terserap sebagai tenaga kerja.

Chief Human Capital Generali Indonesia, Rully Safari, menjelaskan langkah konkret perusahaan dalam mendukung inklusivitas.
“Di Generali Indonesia, kami mempekerjakan karyawan difabel dan memberikan kesempatan yang setara bagi mereka untuk berkembang. Langkah ini sejalan dengan Pasal 53 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, yang mewajibkan perusahaan swasta mempekerjakan minimal 1% penyandang disabilitas,” jelas Rully.

Ke depan, Generali Indonesia berkomitmen terus menggaungkan nilai-nilai DEI, baik secara internal maupun eksternal. Perusahaan berharap inisiatif ini dapat menginspirasi berbagai pihak untuk bersama mendukung komunitas disabilitas agar semakin berdaya dan memiliki masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.(dan)

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist