Malang, MercuryFM – Dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045 dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) berkualitas, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur mengirimkan lima pegawai terpilih untuk mengikuti Program Tugas Belajar (PTB) di King’s College London (KCL), kampus Singhasari, Malang. KCL, salah satu universitas terbaik dunia dengan peringkat ke-36 versi QS World University Rankings, membuka peluang baru bagi masyarakat Indonesia, termasuk pegawai BUMN, untuk melanjutkan pendidikan tinggi di kampus bertaraf internasional dengan lokasi yang lebih dekat.
General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, mengungkapkan bahwa program ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi SDM PLN.
“Saya mengapresiasi seluruh mahasiswa yang telah berhasil melalui tahapan seleksi yang ketat. Semoga ilmu yang diperoleh dari King’s College London dapat berkontribusi nyata bagi perusahaan dan bangsa,” ujarnya, Rabu (11/12/2024)

Selain menghadiri diskusi terkait transformasi digital di Indonesia bersama Vice President Pengembangan Talenta Area 6, Dessy Kencana Widi, Ahmad Mustaqir menekankan pentingnya kolaborasi antara sektor publik, swasta, dan BUMN dalam mendorong perkembangan ekonomi digital dan efisiensi berbagai sektor.
“Program Tugas Belajar ini merupakan investasi strategis untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia sekaligus memperluas akses pendidikan tinggi bertaraf internasional bagi masyarakat,” imbuhnya.
Selain mendukung pengembangan SDM melalui pendidikan, PLN UID Jatim juga memperhatikan kebutuhan pegawai perempuan dengan menyediakan fasilitas laktasi dan childcare. Fasilitas ini diresmikan oleh PLN UP3 Pasuruan pada 6 Desember 2024.
Manager PLN UP3 Pasuruan, Agus Susanto, menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan mendukung pegawai, terutama ibu menyusui dan orang tua.
“Kami berharap fasilitas ini dapat memberikan kenyamanan bagi pegawai kami yang memiliki tanggung jawab sebagai orang tua, sehingga mereka dapat bekerja lebih tenang dan produktif,” ujarnya.
Fasilitas laktasi dan childcare ini diharapkan menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menciptakan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi pegawai, sekaligus meningkatkan kualitas layanan perusahaan secara keseluruhan.(dan)

