Pilkada serentak di Jatim, dua orang petugas meninggal dunia dan tujuh orang sakit

Surabaya, MercuryFM – Dibalik kesuksesan Pilkada serentak di Jatim, meninggalkan duka.  Sebanyak dua orang petugas KPPS meninggal dunia dan tujuh lainnya sakit, selama proses Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak Jawa Timur, Rabu (27/11/24).

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur, Eka Wisnu Wardhana, mengatakan, korban yang meninggal masing-masing merupakan petugas adhoc KPU Kabupaten Kediri dan Kota Kediri.

“Yang bersangkutan meninggal sekitar pukul 11.00 Wib saat pemungutan suara sedang berlangsung di TPS 6, Kecamatan Pesantren Kota Kediri. Diduga karena faktor kelelahan. Sedangkan satu lainnya adalah petugas ketertiban satu hari sebelum hari H saat pembuatan TPS, di Desa Kranggan Kabupaten Kediri,” ujarnya dalam konfrensi pers KPU Jatim di ruang data center, Hotel DoubleTree lantai 23, Jl Tunjungan Surabaya.

Wisnu melanjutkan, sedangkan petugas  yang sakit tersebar di Pamekasan, Pasuruan, Kota malang, Kota Mojokerto, Ngawi Banyuwangi dan Tulungagung. “Penyebabnya bermacam-macam ada yang tertimpa tenda karena puting beliung, kecelakaan kerja saat rapat bimbingan teknis, ada juga yang kecelakaan saat membantu petugas membersihkan APK,” tuturnya.

Dia menambahkan, sebagai tanggung jawab dalam bentuk kehadiran negara, KPU Jatim telah menyiapkan dana santunan dan asuransi bagi setiap korban. “Kami sedang menginput dan mendata untuk mempersiapkan administrasi bagi yang meninggal dan sakit. Kita pastikan yang bersangkutan akan menerima asuransi dan santunan, sudah kami siapkan,” ungkapnya.

“Santunan ada anggarannya dan klaim BPJS. Semoga tidak ada lagi musibah karena masa kerja mereka masih sampai tanggal 8 Desember depan,” lanjutnya.(ari) 

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist