Surabaya, MercuryFM – Petra Christian University (PCU) menggelar Proyek Kebangsaan Nasional yang melibatkan lebih dari seribu mahasiswa untuk berbagi ilmu dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan di sekolah-sekolah. Lewat kegiatan ini, PCU membuktikan bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi besar untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Proyek ini, yang diselenggarakan oleh Departemen Mata Kuliah Umum (DMU) PCU, menggabungkan teori dan praktik melalui pendekatan Service-Learning, dan melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi, institusi pendidikan, hingga peserta internasional. Dengan tema “Transforming Society Menyongsong Indonesia Maju,” kegiatan ini menciptakan ruang dialog untuk belajar bersama mengenai isu-isu kebangsaan.
Service-Learning: Menyemai Nilai Kebangsaan di Sekolah-Sekolah
Kegiatan Service-Learning menjadi salah satu pilar utama dari Proyek Kebangsaan ini. Sebanyak 1.161 mahasiswa dari berbagai program studi terjun langsung mengajar di 163 kelas yang tersebar di 25 sekolah dasar (SD) di Surabaya, Gresik, dan Madura. Melalui kerja sama dengan Yayasan Indonesia Sejahtera Barokah (YISB), para mahasiswa mengajarkan nilai-nilai keberagaman dan anti-intoleransi kepada siswa SD dengan cara yang menyenangkan, seperti menggunakan Google Earth, permainan kartu “Berani-Jujur,” dan kuis interaktif.
Menurut Dr. Linda Bustan, Ketua DMU PCU, kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan identitas sebagai anak bangsa di tengah keragaman budaya. “Mahasiswa PCU sebagai generasi Z membuktikan kepedulian mereka terhadap nasionalisme dan solidaritas, menginspirasi generasi muda di sekolah-sekolah,” ujarnya.
Salah satu pengalaman berkesan terjadi di SD Hang Tuah 11 Sidoarjo, ketika tiga mahasiswa asing dari Amerika Serikat, Belanda, dan Bulgaria ikut mengajar. Keharuan tercipta saat sesi pengajaran, karena interaksi antarbudaya ini membuka wawasan dan menumbuhkan empati bagi semua yang terlibat. “Hal ini mengingatkan mahasiswa kita bahwa keberagaman justru memperkaya bangsa, bukan memecah-belah,” ujar Imanuel Rahmani, dosen pendamping kegiatan tersebut, Jumat (15/11/2024).
Puncak Proyek Kebangsaan Nasional: Perayaan dan Refleksi
Puncak dari Proyek Kebangsaan ini akan diselenggarakan pada 21-23 November 2024 di Kampus PCU Surabaya, di mana mahasiswa dari enam perguruan tinggi Kristen di lima provinsi ikut ambil bagian. Kegiatan ini mencakup lomba debat, workshop, pameran, call for paper, dan kunjungan ke situs bersejarah.
Linda menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendorong mahasiswa berpikir kritis terhadap permasalahan bangsa dan menemukan solusi berbasis pemikiran generasi mereka. “Melalui Proyek Kebangsaan ini, kita tengah mempersiapkan Generasi Emas 2045, yang bukan hanya cerdas, tapi juga berkarakter kebangsaan,” pungkasnya.
Dengan demikian, PCU tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga menanamkan nilai kehidupan yang nyata bagi generasi muda untuk menyongsong masa depan Indonesia yang lebih baik. (dan)

