Surabaya, MercuryFM – H. M. Ali Affandi LNM, yang kembali mencalonkan diri sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Surabaya untuk periode 2024-2029, memaparkan visi dan misinya yang fokus pada pengembangan ekonomi inovatif dan berkelanjutan. Ali Affandi, yang juga menjabat sebagai Ketua KADIN Surabaya periode 2019-2024, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif serta kesejahteraan masyarakat Surabaya.
Dalam visinya, Ali Affandi berkomitmen menjadikan Surabaya sebagai kota terdepan dalam inovasi dan keberlanjutan ekonomi. Ia mengusung pemanfaatan teknologi modern, energi terbarukan, dan pengembangan ekonomi kreatif. “Surabaya memiliki potensi besar untuk menjadi pusat ekonomi terdepan di Indonesia, memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” ujar Ali Affandi, yang akrab disapa Mas Andi.
Misi untuk Mewujudkan Visi
Ali Affandi menjelaskan lima misi utama yang akan menjadi landasan kepemimpinannya di KADIN Surabaya:
• Mendorong Ekonomi Berkelanjutan: Ali Affandi berencana memperkuat daya saing bisnis melalui pemanfaatan teknologi dan energi terbarukan, yang juga berkontribusi pada kelestarian lingkungan.
• Memperkuat Kolaborasi Sektor Swasta, Pemerintah, dan Masyarakat: KADIN Surabaya akan menjadi jembatan yang mempertemukan berbagai pihak untuk mendorong transformasi digital dan inovasi di berbagai sektor.
• Memajukan UMKM melalui Digitalisasi: Ali menekankan pentingnya digitalisasi untuk memajukan UMKM, membuka akses ke pasar yang lebih luas, baik domestik maupun internasional.
• Pengembangan Infrastruktur Hijau: Dalam misinya, ia berfokus pada pengembangan infrastruktur yang ramah lingkungan, dengan menarik investasi pada proyek energi terbarukan dan pengurangan emisi karbon.
• Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia: Melalui pendidikan dan pelatihan kewirausahaan berbasis teknologi, KADIN akan meningkatkan kualitas SDM, terutama untuk wirausahawan muda.
Program Unggulan KADIN Surabaya
Untuk mendukung misinya, Ali Affandi menjelaskan beberapa program unggulan yang akan dijalankan KADIN Surabaya:
• Pusat Inovasi dan Teknologi: Wadah kolaborasi bagi startup dan pengusaha lokal untuk mengembangkan inovasi baru, memperkuat posisi Surabaya sebagai pusat inovasi nasional.
• Green Economy Hub: Pusat ini akan mendukung pengembangan bisnis ramah lingkungan dan mempercepat transisi Surabaya menuju ekonomi hijau yang berkelanjutan.
• Digital Business Hub: Program ini akan membantu UMKM bertransformasi ke era digital melalui pelatihan dan platform yang mempromosikan produk lokal ke pasar yang lebih luas.
• Circular Economy Action Plan: Bertujuan menciptakan sistem ekonomi sirkular yang fokus pada pengurangan limbah dan daur ulang untuk menciptakan Surabaya yang lebih berkelanjutan.
• Surabaya MICE Center: Ali juga berencana membangun pusat konferensi dan pameran internasional untuk memperkuat sektor pariwisata bisnis dan menjadikan Surabaya sebagai destinasi bisnis terkemuka di Asia Tenggara.
Komitmen pada Standar ESG
Alumnus Universitas Airlangga dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember ini juga menegaskan bahwa seluruh program KADIN Surabaya akan berlandaskan pada standar ESG (Environmental, Social, and Governance). “Kami berkomitmen untuk memastikan pertumbuhan ekonomi Surabaya sejalan dengan prinsip keberlanjutan lingkungan, tanggung jawab sosial, dan tata kelola yang baik,” ujar Ali.
Dengan penerapan standar ESG, Ali yakin akan meningkatkan daya tarik investasi sekaligus menjamin keberlangsungan ekonomi jangka panjang Surabaya. “Kami optimis dapat menciptakan ekosistem bisnis yang sehat, berkelanjutan, dan bertanggung jawab yang bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.
Kolaborasi untuk Masa Depan Surabaya
Ali Affandi menutup pemaparannya dengan menegaskan bahwa KADIN Surabaya siap menjadi fasilitator dan katalisator dalam membangun ekosistem bisnis yang mendukung pertumbuhan ekonomi inovatif dan berkelanjutan. “Masa depan Surabaya ada pada kekuatan kolaborasi,” pungkasnya. (dan)

