Surabaya,MercuryFM- Kampanye menyapa pedagang dan masyarakat di pasar tradisional terus dilakukan oleh Calon Gubernur Jatim no urut 2, Khofifah Indar Parawansa. Kali ini Gubernur Jatkm 2019-2024 ini blusukan di pasar Pabean.
Kedatangannya dipasar induk bawang putih dan bawang merah itu, selain menyapa pedagang dan masyarakat, Khofifah juga membagikan kaos dan alat peraga serta menyosialisasikan gelaran Pilgub Jatim pada 27 November 2024.
Khofifah banyak mendapatkan keluhan pedagang terkait banjir yang kerap terjadi dipasar ketika musim hujan. Bahkan genangan kerap masuk ke stan-stan pasar pedangang.
Hal itu membuat pedagang menjadi tak nyaman dan juga membuat pasar bau dan tidak disukai oleh para pembeli maupun pedagang.
“Salah satu rekomendasi yang disampaikan kepada kami adalah masalah infrastruktur. Rupaya kalau hujan air masuk di sini, banjir gotnya. Rupanya ada yang tersumbat, maka yang mereka harapkan adalah bahwa kalau banjir airnya diharapkan jangan sampai masuk pasar,” ujar Khofifah.
Kata penerima Doktor Honoris Causa dari Universitas Airlangga ini, rekomendasi dari pedagang ini dirasanya sangat strategis dan akan menjadi bahan rekomendasi pada Wali Kota Surabaya ke depan.
Karena kenyamanan di dalam pasar sangat penting untuk menjaga agar roda ekonomi tidak terganggu ataupun merasa tidak nyaman.
“Jadi nanti kita akan saling cocokkan dengan Wali Kota Surabaya, saya bilang karena kaitan dengan got, maka apa-apa yang harus diperbaiki, apa aliran gotnya, atau apanya agar bersama-sama ditangani bersama Pemkot Surabaya,” tegasnya.
“Masukan ini adalah masukan penting yang harus ditindaklanjuti karena transaksi di sini besar sekali. Sehingga harus diproteksi dan dilindungi,” lanjut Khofifah.
Di sisi lain, Khofifah juga mengapresiasi para tukang panggul yang banyak terdiri dari ibu-ibu. Kuli panggul di sini adalah para tulang punggung ekonomi keluarga.
“Harapan kita mereka sehat, rezekinya berlimpah dan dikaruniai kebahagiaan. Nah dulu waktu saya Menteri Sosial Saya pernah membantu alat dorong di sini tapi rupanya *flow* agak padat. Padahal dulu saya berharap mereka tidak lagi memanggul cukup mendorong tapi ya itu butuh proses,” pungkas Khofifah. (ari)

