Ahmad Salim Assegaf Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Umum HIPMI Jatim: Ini 5 Program Unggulannya

Surabaya, MercuryFM – Pengusaha di bidang real estate dan pariwisata, Ahmad Salim Assegaf, resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Jawa Timur periode 2024-2027 dalam “Musyawarah Daerah ke-XV BPD HIPMI Jatim 2024” di Surabaya.

Dalam pidato kemenangannya, Ahmad Salim menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dari Ketua Umum sebelumnya, Rois Sunandar Maming, seraya berterima kasih atas dukungan dari seluruh BPC HIPMI se-Jawa Timur.

“Terima kasih kepada Ketua Rois yang telah menjadi mentor saya selama tiga tahun terakhir. Saya berjanji untuk melanjutkan perjuangannya dan berkomitmen menjaga amanah ini. Tugas saya adalah melayani semua anggota HIPMI, baik di BPD maupun BPC,” tegas Ahmad Salim Assegaf.

Ahmad Salim juga mengungkapkan lima program unggulan yang akan menjadi prioritas selama masa kepemimpinannya:

• Government Relations
Program ini bertujuan untuk meningkatkan intensitas komunikasi dengan pemerintah daerah secara terstruktur. Pengurus BPD akan berkolaborasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di tingkat provinsi, sementara BPC akan menjalin hubungan dengan OPD di kabupaten dan kota. “Tujuannya adalah untuk menyelaraskan program pemerintah dengan potensi yang dimiliki ekosistem HIPMI, demi kesejahteraan bersama,” jelasnya.

• Inkubasi Bisnis
Program inkubasi ini dirancang untuk mempercepat pengembangan bisnis rintisan, meningkatkan bisnis yang sudah berjalan, serta membantu bisnis yang tengah menghadapi tantangan. Bentuk dukungan mencakup pembinaan, mentoring, pelatihan manajerial, hingga memperluas jaringan pasar. “Inkubator bisnis akan diterapkan tidak hanya di tingkat BPD, tetapi juga di BPC,” kata Ahmad Salim.

• Akses Permodalan
HIPMI akan memfasilitasi pengusaha muda dalam mengakses pendanaan, baik melalui program pemerintah maupun kemitraan investasi di dalam ekosistem HIPMI. Semua itu dilakukan dengan prinsip bisnis yang saling menguntungkan.

• Forum Ketua Umum (Fortum)
Ahmad Salim berencana mengadakan Fortum secara rutin, dengan lokasi yang bergilir di berbagai BPC. “Dengan menggelar Fortum di berbagai daerah, kami dapat menonjolkan potensi lokal dan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di seluruh Jawa Timur,” paparnya.

• Kolaborasi Organisasi
HIPMI akan memperkuat kolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) melalui program seperti kurasi produk ekspor dan pelatihan dari Kadin Institute. “HIPMI adalah bagian dari Kadin, jadi kami harus aktif mengakses program-program yang bermanfaat bagi pengusaha muda,” tandas Ahmad Salim.

Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Buchari, yang membuka Musda XV HIPMI Jatim, menegaskan pentingnya peran Jawa Timur sebagai tujuan investasi, contohnya adalah investasi PT Freeport Indonesia sebesar US$ 3,8 juta di Gresik. Ia berharap HIPMI Jatim dapat menjadi motor penggerak perekonomian nasional dan mendorong UMKM lokal untuk berkembang.

“Kita berharap investasi ini bisa memacu teman-teman daerah untuk terus berinovasi. Momentum Musda dan transformasi digital juga menjadi peluang untuk kita berkontribusi dalam pembangunan ekonomi nasional dan daerah,” ujar Akbar.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang turut hadir, mengajak para pengusaha muda untuk mempersiapkan diri menghadapi Indonesia Emas 2045, dengan menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. “Pemerintah akan mendukung dengan regulasi yang kondusif, tetapi dunia usaha yang kuat adalah kunci perubahan besar,” ungkapnya.

Ketua Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto, menambahkan bahwa sinergi antara HIPMI dan Kadin sangat penting dalam mendukung pembangunan ekonomi Jawa Timur. “Kadin dan HIPMI adalah mitra strategis pemerintah. Kita harus tetap bersinergi untuk memajukan daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum HIPMI Jatim demisioner, Rois Sunandar Maming, menyatakan bahwa masa jabatannya telah usai dengan membawa HIPMI Jatim menjadi yang terbesar di Indonesia. Ia berharap Ahmad Salim bisa melanjutkan program-program yang telah dirintis, terutama di sektor pariwisata, yang dianggap sebagai potensi besar bagi Jawa Timur.

Musda XV HIPMI Jatim, dengan tema “Era Bisnis Baru dengan Tantangan Transformasi Digital”, turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jatim periode 2019-2024, Emil Elestianto Dardak, anggota DPRD Provinsi Jatim, Anik Maslahah, serta sejumlah pemangku kepentingan dari berbagai provinsi dan 39 BPC HIPMI se-Jawa Timur.(dan)

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist