Bank Jatim dukung revitalisasi pasar Kembang Surabaya

Surabaya, MercuryFM – Dukung pertumbuhan pasar tradisional, Bank Jatim akan melakukan revitalisasi Pasar Kembang milik Pemerintah Kota Surabaya. Bank Jatim selain merevitalisasi, juga sekaligus akan membranding pasar tersebut agar terlihat semakin modern dan tertata rapi.

Direktur Mikro, Ritel, dan Menengah Bank Jatim R. Arief Wicaksono dalam keterangan didampingi Walikota Surabaya di Pasar Kembang Surabaya menjelaskan, pasar merupakan pusat kegiatan ekonomi masyarakat yang dapat memberikan dampak multiplier effect sangat luas bagi sektor perekonomian, termasuk Pasar Kembang Surabaya.

Seperti yang kita ketahui bersama, Pasar Kembang Surabaya sempat mengalami kebakaran pada tahun 2021. Alhasil, bangunan lantai dua terlalap api. Akibatnya, kondisi sebagian lantai dua Pasar Kembang saat ini sudah tidak bisa dimanfaatkan lagi karena rusak. Konstruksi bangunannya pun juga ikut terdampak peristiwa kebakaran.

Diharapkan setelah adanya revitalisasi pasar dari bank berkode BJTM ini, Pasar Kembang Surabaya kata Arief bisa semakin bersih dan memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

”Revitalisasi pasar ini bertujuan agar pasar semakin dilirik untuk aktivitas jual beli sehingga bisa berkontribusi lebih besar lagi untuk pertumbuhan ekonomi di kota pahlawan. Tetapi yang perlu diperhatikan juga, dalam melaksanakan revitalisasi pasar harus kreatif untuk menjaring pengunjung yang pada akhirnya bisa membuat pasar punya daya saing,” ujar Arief, Kamis (12/09/24).

Dijelaskan Arief, tidak dipungkiri pasar memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Sehingga Bank Jatim berkomitmen akan terus mendukung pengembangan digitalisasi pasar.

”Tujuan kami support digitalisasi di pasar ini untuk memperkuat sistem pembayaran dan juga inklusi keuangan sehingga transaksi dari pedagang lebih efektif dan efisien. Dengan demikian volume perdagangan akan makin tinggi dan para pedagang diharapkan bisa berkembang ke depannya,” ungkapnya.

Dalam pengembangan ekosistem digitalisasi Pasar Kembang Surabaya, transaksi yang dilakukan antara penjual dan pembeli nantinya lanjut Arief, semuanya akan menggunakan QRIS Bank Jatim. Termasuk pembayaran pajak dan retribusi daerah juga bisa langsung dilakukan dengan virtual account Bank Jatim.

”Digitalisasi pasar sangatlah penting karena bisa menawarkan pengalaman baru bagi konsumen yang berbelanja, seperti menjadi lebih praktis dan nyaman. Lalu semua transaksi online yang dilakukan oleh penjual ada historinya, sehingga ada pengarsipan dokumen-dokumen jual beli yang telah dilakukan,” terang Arief.

Selain menyiapkan transaksi digital, Bank Jatim juga membranding sarana prasarana penunjang Pasar Kembang seperti meja dan kursi pedagang, papan nomor kios, los, nama kios, dan lain sebagainya.

Sementara itu, Walikota Surabaya, Eri Cahyadi menyambut baik kolaborasi antara Bank Jatim dengan Pasar Kembang Surabaya dalam memajukan ekosistem pasar di wilayah Surabaya.

”Berbagai fasilitas dan layanan perbankan yang diberikan oleh Bank Jatim ini nantinya dapat dimanfaatkan para pedagang untuk dukungan pengembangan usaha serta memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pedagang maupun pembeli di pasar tradisional. Kami juga berharap ke depannya Pasar Kembang bisa menjadi salah satu pasar percontohan yang ada di Surabaya,” ujarnya. (ari)

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist