Dukungan Terhadap H.M. Ali Affandi untuk Lanjutkan Kepemimpinan Jelang Muskota VII Kadin Surabaya

Surabaya, MercuryFM – Musyawarah Kota (Muskota) VII Kadin Surabaya dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2024. Agenda utama pertemuan ini meliputi penyampaian laporan pertanggungjawaban dan pemilihan Ketua Kadin Kota Surabaya untuk periode 2024-2029.

Ketua Panitia Pelaksana Muskota, Arditto Grahadi, menyampaikan bahwa persiapan kegiatan ini sudah berjalan dengan baik. Panitia kini fokus merampungkan berbagai kebutuhan dan tahapan pelaksanaan, termasuk penyusunan materi dan pedoman AD/ART. Dalam waktu dekat, pendaftaran calon Ketua Kadin Kota Surabaya akan segera dibuka.

“Kami berharap Kadin Kota Surabaya terus menjadi mitra strategis Pemerintah Kota, terutama dalam berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya sektor UMKM,” ujar Dito, panggilan akrabnya, di Surabaya, Minggu (8/9/2024).

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Surabaya, Jamhadi, bersama anggota dewan M. Ilyas, menyatakan bahwa berdasarkan AD/ART, kepemimpinan Kadin Surabaya dapat berlangsung hingga dua periode. Oleh karena itu, mereka memberikan rekomendasi agar H.M. Ali Affandi LNM, Ketua Kadin Surabaya saat ini, melanjutkan kepemimpinannya hingga periode kedua.

“Mempertimbangkan proses pemulihan ekonomi pasca Covid-19, serta kondisi ekonomi global yang masih dalam tahap recovery, kami menilai H.M. Ali Affandi layak untuk melanjutkan kepemimpinannya,” ujar Jamhadi.

Selain itu, Jamhadi menambahkan bahwa pelaksanaan Muskota VII sebaiknya dilakukan sebelum Pilkada Kota Surabaya. Dengan demikian, Kadin Surabaya dapat ikut terlibat dalam proses penyampaian visi dan misi calon wali kota serta memberikan rekomendasi terkait kebijakan ekonomi.

“Kami berharap Kadin Surabaya tetap berperan sebagai mitra strategis Pemerintah Kota dalam mengembangkan ekonomi lokal. Saat ini, Wali Kota Surabaya belum memberikan porsi maksimal bagi Kadin untuk terlibat dalam pembangunan ekonomi kota,” ungkap Ilyas.

Ilyas juga mencontohkan bahwa program “Sertifikasi Halal” bagi UMKM di Kota Surabaya dapat dikolaborasikan dengan Kadin Surabaya, terutama dalam edukasi kepada pelaku usaha agar pelaksanaannya lebih maksimal dan sesuai dengan target pemerintah pusat.

“Kadin Surabaya juga bisa mengambil peran aktif dalam sektor wisata, misalnya di bidang kuliner yang memiliki potensi besar di kota ini,” tambah Ilyas.

Dari segi keanggotaan, Ilyas menekankan bahwa Kadin Surabaya harus memperkuat basis keanggotaannya, khususnya di kalangan usaha besar di Surabaya. Ia juga menyarankan adanya kerjasama dengan Pemkot Surabaya melalui surat keputusan (SK) yang mewajibkan setiap tempat usaha di Surabaya untuk memiliki KTA Kadin.

“Kadin Surabaya harus mampu menunjukkan performa yang lebih baik dibanding Kadin kabupaten atau kota lain di Jawa Timur, mengingat posisi Surabaya sebagai ibu kota provinsi,” tegasnya.

Ketua Kadin Surabaya saat ini, H. M. Ali Affandi LNM, juga menyampaikan pandangannya. Ia menegaskan bahwa Kadin Surabaya telah bekerja keras dalam lima tahun terakhir untuk mendukung perkembangan bisnis di kota ini.

“Ada banyak cita-cita yang belum selesai. Jika diberikan amanah untuk kembali memimpin, saya berharap dapat terus berkolaborasi dan berinovasi demi kemajuan ekonomi Surabaya,” pungkas Mas Andi.

Revisi ini memfokuskan pada struktur kalimat yang lebih jelas, menghilangkan pengulangan informasi, serta memperkuat alur cerita agar lebih mudah dibaca dan dipahami.(dan)

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist