Surabaya, MercuryFM – Eri Cahyadi-Armuji resmi mendaftar sebagai pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya pada Pilwali 2024 ke kantor KPU Surabaya.
Eri-Armuji didukung 10 partai politik yang mendapatkan kursi di DPRD Surabaya. Antara lain PDI Perjuangan, PAN, PKS, PKB, PPP, Demokrat, Gerindra, Golkar, Nasdem, dan PSI. Ditambah 8 partai politik non parlemen. Yaitu Hanura, PBB, PKN, Partai Garuda, Gelora, Partai Ummat, Perindo, dan Partai Buruh.
Seiring dengan dukungan semua partai di Surabaya tersebut, Paslon petahana Eri Cahyadi-Armuji melawan kotak kosong atau biasa disebut bumbung kosong di Pilkada kali ini.
“Kotak kosong sama enggak ada kotak kosong itu kan sama saja memilih. Itulah yang namanya demokrasi,” kata Eri Cahyadi usai melakukan pendaftaran pada Rabu (28/08/2024).
Eri Cahyadi menjelaskan, dinamika bumbung kosong tidak jauh berbeda dengan ada lawan pada Pemilukada. Tidak ada yang berat maupun ringan.
“Sama aja. Ada yang ngomong kotak kosong lebih berat. Sama saja, buat saya tidak ada kotak kosong, tidak ada lawan, tidak ada-apa,” ungkapnya.
Melawan bumbung kosong atau ada pasangan, menurut Eri Cahyadi tidak menjadi persoalan. Baginya yang terpenting adalah semangat untuk mensejahterakan masyarakat.
“Jadi gak onok kotak kosong, gak onok lawan, karena kita sama-sama berjuang hari ini adalah untuk kepentingan umat yang lebih besar,” pungkasnya. (Lam)

