Surabaya, MercuryFM – Surabaya Fashion Parade (SFP) 2024, yang menampilkan 60 desainer muda dari berbagai daerah di Indonesia, menjadi ajang pertemuan antara kreativitas dan kemajuan teknologi dalam dunia fashion. Acara ini digelar mulai 22 hingga 25 Agustus 2024 di Convention Center dan Atrium Tunjungan Plaza 3, Surabaya, dengan tema “Avantech”.
Founder SFP, Dian Aprilia, mengungkapkan bahwa tema “Avantech” dipilih untuk menggambarkan sinergi antara teknologi canggih dan dunia fashion. “Tata lighting dan panggung spektakuler akan menambah keunikan acara ini, didukung oleh art director yang berpengalaman,” ujarnya saat ditemui di acara pembukaan pada Kamis, 22 Agustus 2024.
Dian juga menekankan pentingnya menggabungkan fashion, teknologi, dan keberlanjutan dalam industri ini. Menurutnya, penggunaan teknologi terbaru dalam desain fashion tidak hanya menghasilkan karya yang estetis tetapi juga ramah lingkungan.
Dibya Hody, perwakilan dari Indonesia Fashion Chamber (IFC), menambahkan bahwa tema SFP kali ini terinspirasi dari buku tren fashion yang dirancang khusus oleh IFC, sebagai alternatif dari buku tren internasional yang mahal. “Teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI), kini menjadi bagian penting dalam proses kreatif para desainer,” jelas Dibya. Menurutnya, AI dapat membantu para desainer dalam berbagai aspek, mulai dari pengembangan konsep hingga produksi.
Dengan menggabungkan kreativitas desainer dengan teknologi mutakhir, Surabaya Fashion Parade 2024 diharapkan dapat menjadi ajang yang tidak hanya memamerkan tren fashion terkini, tetapi juga mempromosikan inovasi dan keberlanjutan dalam industri fashion. (dan)

