Khulaim Djunaedi tersingkir, PAN Rekom Mas Iin-Edy Widodo di Pilkada Sidoarjo

Surabaya, MercuryFM – Kader PAN yang juga anggota Fraksi PAN DPRD Jatim, Khulaim Junaidi harus memupus harapan menjadi calon Bupati Sidoarjo di pilkada 2024 kali ini. Pasalnya, meski pada awalnya mendapatkan surat tugas dari PAN sebagai Bakal Calon Bupati Sidoarjo, kader Partai Amanat Nasional (PAN) ini rupanya belum beruntung mendapatkan rekomendasi dari partainya sendiri.

Partai yang diketuai Zulkifli Hasan ini lebih memilih pasangan Achmad Amir Aslichin kader PKB dan H Edy Widodo kader PDI Perjuangan (PDIP) sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo. Hal itu terbukti saat PAN memberikan Dokumen Model B1-KWK

Persetujuan Parpol KWK pada 23 Pasangan Bakal Calon Pilkada 2024 untuk berkontestasi di Pilkada serentak Jatim pada 27 November 2024 salah satunya Sidoarjo.

Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi yang menyerahkan dokumen menyebut partainya sudah melakukan seleksi dan monitoring secara ketat kepada bakal calon kepala daeeah di Jawa Timur. “Kami yakin pasangan calon yang diusung PAN adalah yang terbaik,” ujarnya Rabu (21/08/24).

Viva Yoga menekankan bahwa PAN tidak hanya melihat popularitas kandidat, tetapi juga kemampuan dan komitmen mereka untuk membawa perubahan bagi masyarakat. “Kami yakin, dengan kekuatan kader dan dukungan yang solid, pasangan-pasangan ini akan mampu merebut hati rakyat dan memenangi Pilkada 2024,” tambahnya.

Sementara itu, bakal calon Bupati Sidoarjo Achmad Amir Aslichin akrab dipanggil Mas Iin menyatakan keyakinannya akan mendapatkan dukungan penuh dari kader PAN, Khulaim Junaidi. Menurutnya, hubungan baik yang terjalin selama 15 tahun di DPRD, baik di tingkat Kabupaten Sidoarjo maupun Provinsi, menjadi dasar keyakinannya.

“Saya dengan Cak Khulaim sangat baik. Kami sudah kumpul di DPRD selama 15 tahun, 10 tahun di Kabupaten Sidoarjo dan 5 tahun di Provinsi. Hubungan ini tentu menjadi modal kuat bagi saya untuk mendapatkan support,” ujar Mas Iin dengan penuh keyakinan.

Menurutnya, komunikasi terakhir dengan Cak Khulaim masih berlangsung hangat. “Tadi malam kami masih kontak-kontakan kok,” tambahnya, menegaskan kedekatan personal yang terjalin. Tak hanya soal profesionalisme, hubungan keduanya juga diperkuat oleh ikatan keluarga.

Mas Iin menyebut bahwa dirinya dan Cak Khulaim masih memiliki hubungan kekerabatan, yang semakin memperkuat dukungan moral dalam menghadapi Pilkada mendatang.

Dengan modal hubungan yang solid dan pengalaman panjang di dunia politik, Mas Iin merasa optimis bahwa dukungan dari Cak Khulaim akan menjadi salah satu kekuatan besar dalam perjalanannya menuju kontestasi politik di Sidoarjo. (ari)

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist