Jakarta, MercuryFM –PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menetapkan target ambisius untuk mengangkut hingga 400 juta penumpang pada tahun 2024, mencakup pengguna KRL Commuter Line dan kereta api jarak jauh. Target ini dipicu oleh tren peningkatan jumlah penumpang yang signifikan pada tahun-tahun sebelumnya.
Anne Purba, Vice President Public Relations PT KAI, menyatakan bahwa sepanjang semester pertama tahun 2024, KAI telah mencatat sekitar 200 juta penumpang dari berbagai jenis layanan, termasuk kereta lokal, commuter line perkotaan, dan kereta jarak jauh.
“Kami optimis dapat mencapai target 400 juta penumpang pada tahun ini, mengingat sudah ada lebih dari 200 juta penumpang yang tercatat di semester pertama,” ujar Anne dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/8/2024).
Untuk mendukung pencapaian target tersebut, KAI telah melakukan investasi besar-besaran, termasuk pengadaan lebih dari 600 unit kereta baru bekerja sama dengan PT Industri Kereta Api (Inka). Investasi ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas angkutan serta frekuensi perjalanan.
“Kerja sama dengan Inka bukan hanya untuk KRL Commuter Line, tetapi juga mencakup kereta-kereta jarak jauh,” tambahnya.
Anne juga menjelaskan bahwa investasi tersebut turut berkontribusi pada pengurangan waktu tempuh perjalanan. Sebagai contoh, kereta api jarak jauh dari Jakarta ke Yogyakarta kini bisa ditempuh dalam waktu kurang dari tujuh jam oleh beberapa jenis kereta.
“Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah penumpang dan frekuensi perjalanan,” tutup Anne.(dan)