Surabaya, MercuryFM – Beranda Rumah Umkm edisi Selasa (04/06/24), kembali menampilkan teman-teman pelaku umkm tergabung di Rumah Umkm dan pelatihan Barto and Friends. Beranda Umkm menjadi etalase bagi produk teman-teman sebagai ajang promosi, sekaligus mengajarakan kepada mereka bagaimana cara public speaking yang baik, dan bermedia sosial. Selengkapnya apa saja produk dari Erdua Fun Meals dan Kedai Kinanthi teman-teman Rumah Umkm kali ini, ikuti cerita perjalanannya disini.
ERDUA FUN MEALS
Erdua Fun Meals menghadirkan varian produk seperti Sari Belimbing Wuluh (Sabeluh), Dimsum dan Soes mini coklat. Menurut sang Owner, Ninuk Ulfiani, SE menjalani usaha ini lebih karena kondisi saat itu.
“Waktu itu dunia dilanda virus Covid-19, termasuk Indonesia dan ini pasti juga berimbas pada saya. Saat Covid, semua diinfokan buat selalu menjaga imunitas tubuh. Ini lah momen banyak minuman tradisional dianjurkan untuk dikonsumsi, agar stamina tubuh terjaga,” terang Ninuk sapaan akrab owner Erdua Fun Meals ini.
Kondisi saat itu lah, menurut Ninuk, tercetus ide untuk memproduksi “Sabeluh” Sari Belimbing Wuluh. Sabeluh dengan komposisi dari Belimbing Wuluh, Kunyit, Kayu Manis dan Gula asli ini, bermanfaat bagi yang mengkonsumsi.
“ Minum Sabeluh bisa untuk mengatasi, tekanan darah, mengobati Diabetes, mengobati batuk, pilek dan demam serta bisa mencerahkan wajah,” terang Ninuk.
Banyaknya manfaat dari mengkonsumsi Sabeluh ini, sang owner pun sengat semangat mempromokan pada teman-teman dekat, keluarga dan konsumen luas.
Owner Erdua Fun Meals ini mengaku, awalnya banyak yang menilai kalau Sabeluh itu pasti asem. “Bagi yang belum pernah mencoba Sabeluh, pasti menanyakan pasti rasanya asem. Tapi setelah mencoba, dan ternyata tidak asem, konsumen pun mengaku enak dan ketagihan,” kata Ninuk.
Bagi teman-teman yang ingin juga merasakan bagaimana rasa nikmat Sabeluh, bisa langsung cek IG Erdua Fun Meals. “Bisa DM IG aja, pasti fast respon. Setelah merasakan pasti dijamin ketagihan,” canda Ninuk.
Owner Erdua Fun Meals ini pun, menghimbau bagi teman-teman pelaku umkm yang baru meniti usaha, jangan khawatir kan sesuatu yang belum tentu terjadi. “Yang penting jalani dan nikmati prosesnya, serta yakin bahwa usaha kita tidak akan ada yang sia-sia,” pesan Ninuk.
KEDAI KINANTHI
Owner Kedai Kinanthi, Karfitana atau yang lebih akrab disapa Afi ini mengaku, awal memulai usaha itu bukan di mamin. Lebih tepatnya itu, menurut Afi, dirinya berkecimpung didunia fashion, yaitu menjahit baju-baju dengan desain beraneka macam, sesuai pesanan pelanggan waktu itu. “Bahkan sempat berpartner dengan teman, menjalankan sebuah butik,” kenang Afi.
Berlatar belakang keluarga pecinta seni dan suka memasak, hal ini menurut Afi, membuatnya terkontaminasi, sehingga tidak hanya menjahit, tetapi menjadi MC pun pernah dijalani. “Saya itu selain jahit, juga bisa MC, memasak juga lumayan, banyak yang bilang enak,” canda Afi. 
Selain dapat banyak dukungan dari keluarga besar, akhirnya coba-coba memasarkan masakan sendiri ke teman-teman dekat dulu. “Karena dapat respon baik, setiap open PO terus rame banyak yang order, jadi keterusan. Start usaha dulu mulai sekitar tahun 2018,” kenang Owner Kedai Kinanthi ini.
Menurutnya, banyak produk yang dipasarkan, seperti aneka kue kering, aneka kue basah, aneka sambal botol, puding, cake, salad buah, aneka minuman, singkong thailand, buko pandan, ronde, angsle dan samiler. “Semua buat sendiri, kecuali samiler yang repacking punya teman. Saat itu, coba cicipi kok enak jadi repaking samilernya,” kata Afi.
Afi mengaku, usaha yang dijalaninya itu semua berawal dari hobby. “Hoby yang pengen dijadikan sesuatu yang menghasilkan cuan dong. Sekaligus bisa menambah keuangan keluarga,” terang Afi. Tapi intinya itu, kata Owner Kedai Kinanthi ini, apa pun yang dijalani dengan senang, tidak akan terasa menjadi beban. “Ini karena, saat ada pesanan banyak harus rela ber ‘lelah ria.’ Meski lelah, akan terbayar dengan kepuasan pelanggan dan cuan tentunya,” jawab Afi sambil tertawa lepas.
Kedai Kinanthi kata Afi, bisa dikepoin di IG @Kedai.kinanthi, DM aja pasti direspon cepat. Afi sedikit berbagi tips kepada teman-teman ukm yang baru menjalani usahanya, untuk menerapkan 3B, yaitu Berusaha, Bergerak dan Berjuang. “Salam Kolaborasi Bukan Kompetisi,” seru Owner Kedai Kinanthi ini. (Nla)

