Peduli kesehatan lansia, AJinomoto berpartisipasi di ajang Senior Expo 2023

Jakarta, MercuryFM – Manusia mengalami masa pertumbuhan dan masa perkembangan sepanjang hidupnya. Mulai dari masa anak-anak hingga masa lanjut usia (lansia). Masa lansia merupakan fase kehidupan yang memiliki keunikan tersendiri, dengan kebutuhan serta gaya hidup yang tidak selalu sama dengan golongan usia lainnya.

Masa lanjut usia atau lansia didefinisikan dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998, sebagai masa ketika seseorang memasuki usia 60 tahun. Secara global, populasi lansia mengalami peningkatan jumlah, termasuk di Indonesia, dimana Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) dari Badan Pusat Statistik mencatat jumlah populasi lansia sebesar 10,48% dari total penduduk Indonesia bulan Maret 2022.

Memasuki usia lansia, secara alamiah tubuh akan mengalami penuaan yang ditandai dengan terjadinya perubahan bentuk fisik dan fungsi tubuh yang mulai menurun. Selain Itu timbul juga beberapa masalah yang harus dicermati, terutama pada asupan nutrisi. Seiring bertambahnya usia, regenerasi sel reseptor indera pengecap cenderung melambat, yang mengakibatkan kemampuan pengecapan agak menurun. Sehingga berakibat pada menurunnya selera makan para lansia.

Padahal, peningkatan setara makan menjadi salah satu cara membantu dalam pemenuhan asupan gizi yang baik, yang berujung pada perbaikan kondisi fisik dan kualitas hidup lansia. Dampak buruknya, karena kurangnya kepekaan indra perasa, garam cenderung akan ditambahkan pada makanan. Padahal garam adalah komponen yang perlu dibatasi terutama untuk mereka yang berusia lanjut.

“Peduli pentingnya diet rendah garam terutama untuk para lansia, kami memiliki program Bijak Garam yang sedang kami giatkan. Banyak Garam merupakan cara untuk mengurangi konsumsi garam, namun mempertahankan rasa tetap lezat. Kami sudah melakukan studi akan program Bijak Garam ini pada dua Panti Wreda di Yogyakarta, bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada. Studi tersebut menunjukkan hasil yang sangat positif, yaitu turunnya angka siastol dan diastol pada target, dan perbaikan parameter lainnya seperti grip strength dan HbA1C. Event ini merupakan saat yang tepat untuk mengedukasi pentingnya diet garam untuk kesehatan masyarakat, terutama untuk para lansia”, ujar Grant Senjaya, Head of Public Relations Department PT. AJinomoto Indonesia dalam keterangan resminya, Kamis (23/3/2023).

Ini merupakan kali pertama PT. AJinomoto Indonesia bergabung dan mendukung Indonesia sebagai penyelenggara ajang International Senior Health and Weliness Exhibition-Senior Expo 2023.

“Senior Expo diadakan untuk mendukung peningkatan kualitas hidup populasi lansia, dari berbagai sisi, termasuk kesehatan, kemandirian, serta berbagai kegiatan yang dapat ditekuni atau dilakukan oleh para lansia. Fokus Senior Expo juga menitikberatkan pada pendekatan preventif, bagaimana berbagai produk dan jasa yang dihadirkan pada kegiatan ini dapat membantu kita semua mempersiapkan masa lansia dan para lansia dalam menjalani kehidupan yang berkualitas.” kata Teddy Halim, direktur PT. Media Artha Sentosa, penyelenggara Senior Expo.

“Ajinomoto merasa bangga sekali bisa bergabung untuk mendukung event ini,” kembali ucap Grant Senjaya.

Dikatakan Grant, sebagai bagian dari bagian dari perusahaan AJinomoto di seluruh dunia yang berpusat di Jepang, secara kolektif pihaknya memiliki 2 tujuan besar pada 2030, yaitu memperpanjang harapan hidup sehat 1 miliar orang di seluruh dunia dan mengurangi SO.

“Kami seluruh karyawan di AJinomoto Indonesia bertransformasi menjadi Health Provider. Sebagai Health Provider AJinomoto, kami semua sangat bersemangat untuk membagikan hasil positif ini, bagaimana Bijak Garam bisa membantu memperpanjang harapan hidup sehat masyarakat Indonesia. Pada event ini, AJinomoto berharap kontribusi kami bisa berguna untuk masyarakat Indonesia”, tandas Grant. (dan)

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist