Meski Sebagian ASN WFH, Pemkot Surabaya Klaim Layanan Publik Tak Terhenti

 

Surabaya, MercuryFM – Pemkot Surabaya memastikan seluruh layanan publik kembali berjalan normal pada hari pertama masuk kerja usai libur panjang Nyepi dan Idulfitri 2026. Meski sebagian ASN masih menerapkan skema work from home (WFH), pelayanan kepada masyarakat ditegaskan tetap maksimal tanpa penurunan kualitas.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, kesiapan layanan publik telah mencapai 100 persen sejak awal aktivitas perkantoran dimulai kembali. Ia memastikan seluruh unit pelayanan tetap siaga melayani kebutuhan warga.

“Seluruh layanan untuk hari pertama masuk kantor ini sudah 100 persen. Pelayanan publik tidak boleh berhenti,” kata Eri, Rabu (25/3/2026).

Menurutnya, sistem kerja fleksibel bukan hal baru di lingkungan Pemkot Surabaya. Pengalaman pelayanan berbasis Balai RW dan sistem digital selama ini dinilai telah memperkuat kesiapan aparatur dan infrastruktur.

Sejumlah layanan vital seperti Puskesmas, kantor kelurahan, kecamatan, hingga Dispendukcapil tetap membuka pelayanan tatap muka. Di sisi lain, kanal layanan digital juga dipastikan beroperasi penuh untuk memudahkan masyarakat.

“Pelayanan publik hari ini sudah operasional penuh, termasuk sistem online juga,” ujarnya.

Pemkot Surabaya juga mengimbau warga untuk memanfaatkan layanan yang tersedia, baik datang langsung ke kantor pelayanan maupun melalui aplikasi resmi, sesuai kebutuhan masing-masing.

Sebelumnya, selama masa libur Lebaran, Pemkot Surabaya menerapkan sistem piket bagi kepala perangkat daerah (PD) guna memastikan roda pemerintahan tetap berjalan dan kondisi kota tetap aman.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan layanan publik, sehingga masyarakat tetap mendapatkan pelayanan optimal meski dalam masa transisi pasca-libur panjang.(lam)

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist